pradi dan afifah mau salaman
MOHON RESTU UNTUK DEPOK : Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Depok Nomor Urut 1, Pradi Supriatna – Afifah Alia. FOTO : ISTIMEWA
pradi dan afifah mau salaman
MOHON RESTU UNTUK DEPOK : Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Depok Nomor Urut 1, Pradi Supriatna – Afifah Alia. FOTO : ISTIMEWA

 

RADARDEPOK.COM, BEDAHAN – Penangkapan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Edhy Prabowo oleh Komisi Pemberantakan Korupsi (KPK), dirasa tak akan berpengaruh banyak terhadap perjuangan Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Depok Nomor Urut 1, Pradi Supriatna – Afifah Alia.

Tokoh warga Bedahan, Mahfudin Abe menilai, warga Depok tetap akan datang ke TPS untuk memilih pasangan calon dari Koalisi Depok Bangkit itu. Warga sudah mengingkan perubahan.

“Saya pikir ini lebih personal (penangkapan Edhy). Jadi tak ada hubungannya dengan Bang Pradi. Saya tak akan goyah tetap pilih Bang Pradi,” katanya kepada Radar Depok, Jumat (27/11).

Menurut Abe, sosok Pradi yang jujur dan amanah, sudah terlanjur kental di masyarakat. Selama menjabat sebagai wakil walikota, ia tak pernah tersandung masalah apapun. Justru makin sering turun ke masyarakat.

“Saya pikir penangkapan Edhy Prabowo bernuansa politis, karena penangkapannya pas pilkada serentak, kenapa tidak dari Agustus lalu kalau memang sudah diincar,” paparnya.

Senada disampaikan warga Kelurahan Abadijaya, Muhammad Ramadhan. Malah dirinya meminta kepada warga Depok untuk tidak terpengaruh kasus Edhy, dengan tetap datang ke TPS untuk memilih Pradi-Afifah.

“Tetap pilih Pradi-Afifah untuk membenahi kota kita tercinta,” tukas pengurus Karang Taruna ini.

Sementara itu, Sekretaris DPC Partai Gerindra Kota Depok, Hamzah, bersyukur bahwa warga Depok yang menginginkan perubahan tetap memilih Pradi-Afifah di Pilkada Depok.

“Mari lakukan perubahan di Kota Depok dengan mencoblos Pradi-Afifah. Datang ke TPS coblos nomor 1,” tukasnya. (rd/dra)

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar

Editor : Pebri Mulya