Jumat, Februari 26, 2021
Beranda Metropolis Kecoh Petugas, Miras Disimpan di Mobil

Kecoh Petugas, Miras Disimpan di Mobil

0
Kecoh Petugas, Miras Disimpan di Mobil
CEGAH COVID-19 : Ratusan botol minuman keras diamankan petugas gabungan jajaran Satpol PP, TNI, dan Polri, di Kafe Kris, Jalan Raya Bogor, Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos, Sabtu (31/10) dini hari. FOTO : ARNET/RADAR DEPOK
miras menyamar menjual
CEGAH COVID-19 : Ratusan botol minuman keras diamankan petugas gabungan jajaran Satpol PP, TNI, dan Polri, di Kafe Kris, Jalan Raya Bogor, Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos, Sabtu (31/10) dini hari. FOTO : ARNET/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Ratusan botol minuman keras diamankan petugas gabungan jajaran Satpol PP, TNI, dan Polri, di Kafe Kris, Jalan Raya Bogor, Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos, Sabtu (31/10) dini hari. 75 personel gabungan diterjunkan ke kafe yang berkedok lapo tersebut.

Kabid Penegakan Perda Kota Depok Satpol PP Kota Depok, Taufik Rahman menegaskan, razia tersebut karena adanya laporan dari masyarakat yang resah, akibat jam operasional kafe hingga larut malam. Bahkan sampai pagi. Mengingat, saat ini masih dalam jam pembatasan pelaku usaha, yang sudah ditentukan pemerintah untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.

“Pemilik kafe mengecoh petugas dengan menyimpan miras di dalam mobil yang terparkir tak jauh dari lokasi. Tapi berhasil diamankan,” tegas Taufik kepada Radar Depok.

Tak hanya itu. Ia menambahkan, petugas juga mengamankan identitas para karyawan yang juga disinyalir menjajakan panti pijat plus-plus. Demi menghindari kerumunan orang di saat pandemi, untuk sementara petugas akan melakukan pendalaman para karyawan tersebut di kantor Satpol PP.

“Disana ada lima wanita penghibur. Kami sita KTP-nya. Ini akan kami dalami, apa ada praktek prostitusi di kafe tersebut,” tegasnya.

Dari miras yang terjaring, Taufik merincikan, bir hitam (15 botol), bir putih (52 botol), anggur putih (8 botol), wiski (4 botol), serta intisari (12 botol). Diketahui Kafe Kris dimiliki seorang wanita yang saat itu langsung dibawa petugas untuk melakukan pendalaman.

“Kami juga akan melakukan pemeriksaan terkait izinnya, jika tidak ada izin, berarti wajib di tutup,” ungkapnya.

Dibeberkan Taufik, razia tidak hanya pada Kafe Kris, melainkan panti pijat D’coox, yang juga kedapatan terdapat minuman keras serta melanggar jam operasional di tengah pandemi.

“Kalau di panti pijat, kami mankan sebanyak 22 botol miras dan lima perempuan tunasusila,” pungkasnya. (rd/arn)

 

Jurnalis : Arnet Kelmanutu

Editor : Pebri Mulya