Beranda Utama Kejari Depok ‘Ogah’ Keket Direhabilitasi

Kejari Depok ‘Ogah’ Keket Direhabilitasi

0
Kejari Depok ‘Ogah’ Keket Direhabilitasi
DITAHAN : Chatrien Wilson bersama rekannya Jumaidi yang menjadi kurir, saat di dalam mobil tahanan milik Kejaksaan Negeri Kota Depok untuk menuju ke Rutan Cilodong, Selasa (17/11). FOTO : ARNET/RADAR DEPOK
catherine wilson di mobil tahanan
DITAHAN : Chatrien Wilson bersama rekannya Jumaidi yang menjadi kurir, saat di dalam mobil tahanan milik Kejaksaan Negeri Kota Depok untuk menuju ke Rutan Cilodong, Selasa (17/11). FOTO : ARNET/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Celah Catherine Wilson diputuskan direhabilitasi, akan dipatahkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok. Selasa (17/11), empat Jaksa Penuntut Umum (JPU) akan menyangkakan Keket -sapaan akrab Catherine Wilson- Pasal 114 ayat (1) maksimal 20 tahun dan minimal 5 tahun tahanan.

Mengenakan kaos berkerah warna jambu muda (Pink), Keket turun dari mobil Toyota Inova Innova warna hitam bernomor polisi B 1001 THD. Ketika turun, Keket nampak tak banyak bicara dan menjawab pertanyaan dari awak media yang telah beberapa jam menunggu kedatangannya.

Masker berwarna hijau, dengan topi berwarna biru dongker bergambar harimau masih terlihat modis seperti model. Baju tersebut, dipadukan dengan celana panjang bermerek Armani warna biru.

“Kabar baik, alhamdulillah. Sehat sehat,” ujar Keket sambil berjalan memasuki Kejaksaan Negeri Kota Depok, Cilodong, Selasa (17/11).

Sesekali, Keket melambaikan tangan pada pewarta. “Nanti ya,” kata Keket menjawab permohonan wawancara dari pewarta ketika mau dibawa masuk ke Kejari Depok sekira pukul 10:30 WIB.

Selang beberapa jam,  Kejari Kota Depok menetapkan Catherine Wilson dan rekannya seorang pria atas nama Jumaidi resmi ditahan dan menjadi terdakwa setelah diperiksa empat Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Kasi Intel Kejari Depok, Herlangga W M menegaskan, keputusan tersebut setelah JPU memeriksa seluruh berkas keduanya yang dinyatakan P21. Legkap secara materil formil dari penyidik Polda Metro Jaya. Keduanya sempat menjalani rehabilitasi.

“Tadi rekan semua melihat keduanya resmi kami tahan selama 20 hari menunggu proses pelimpahan. Sekarang dibawa mobil tahanan kejaksaan ke Rutan Cilodong,” tegasnya kepada Radar Depok, Selasa (17/11).