Minggu, Maret 7, 2021
Beranda Pendidikan Kepala SMPN 25 Depok Dievaluasi Tim PKKS

Kepala SMPN 25 Depok Dievaluasi Tim PKKS

0
Kepala SMPN 25 Depok Dievaluasi Tim PKKS
EVALUASI : Kepala SMPN 25 Depok, Hehen Hendra bersama dengan guru dan Pengawas SMP saat menjalani PKKS, Senin (02/11). FOTO : PEBRI/RADAR DEPOK
PKKS SMPN 25 Depok
EVALUASI : Kepala SMPN 25 Depok, Hehen Hendra bersama dengan guru dan Pengawas SMP saat menjalani PKKS, Senin (02/11). FOTO : PEBRI/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Hehen Hendra yang merupakan Kepala SMPN 25 Depok menjalani Penilaian Kinerja Kepala Sekolah (PKKS), Senin (02/11). Ini adalah kegiatan evaluasi setahun sekali yang ditujukan untuk seluruh kepala sekolah (kepsek).

Hehen mengatakan, ada dua pengawas yang menjadi tim penilai dari PKKS di SMP-nya, yakni Desi Idiwati yang merupakan Pengawas Pembina SMPN 25 Depok dan Listiawati Pengawas Pembina dari SMP lainnya.

“Ini (PKKS) adalah evaluasi tahunan untuk kepsek. Jadi, untuk mengetahui apa yang sudah dilakukan setahun kebelakang selama mengemban tugas menjadi kepsek,” ucapnya kepada Radar Depok.

Hehen menuturkan, tentunya evaluasi yang dilakukan seputar tentang lima kompetensi kepsek, yakni  kepribadian, manajerial, kewirausahaan, supervisi, dan sosial. Jadi, dilihat inovasi dan program apa yang sudah dilakukan untuk memajukan pendidikan di sekolahnya, baik dari segi kualitas dan kuantitas.

“SDM guru di SMPN 25 Depok sekarang ini ada 16 orang PNS, dan 21 orang non PNS. Sedangkan untuk jumlah siswa ada 668 siswa yang terbagi di 21 rombongan belajar (rombel),” katanya.

Hehen menjelaskan, ada beberapa hal yang dilakukan pihaknya untuk memajukan pendidikan. Dimana, diawal sebelum pandemi virus Korona (Covid-19), dirinya lebih mengutamakan tentang memberikan kenyamanan kepada siswa saat berada di sekolah. Karena, itu menjadi dasar siswa saat akan belajar di sekolah. Dengan merasakan nyaman, maka siswa akan bisa menyerap materi yang disampaikan.

“Bahkan dengan rasa nyaman di sekolah, siswa jadi ingin mengembangkan potensi dan bakat yang dimilikinya,” terangnya.

Hehen menuturkan, tidak hanya di internal sekolah saja pengembangan yang dilakukan, tetapi hubungan dengan internal sekolah juga. Dimana, telah menjalin kerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok dan Universitas Airlangga, dengan mendapatkan 300 tanaman untuk SMPN 25 Depok.

“Ada juga guru yang diikutsertakan dalam pelatihan, dan nantinya guru tersebut membagikan ilmu yang didapatkan ke guru yang lainnya,” jelasnya. (rd)

 

Jurnalis/Editor : Pebri Mulya