Korona Sudah Renggut 202 Nyawa Warga Depok

In Utama
ilustrasi darah korona
ILUSTRASI

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Memang angka kesembuhan pasien Covid-19 (Korona), berada di 80 persen di Kota Depok. Tapi sayang, angka ini tidak menunjukkan kata baik buat yang meninggal. Dalam dua hari, Sabtu dan Minggu (31/10-1/11) terdapat lima warga Depok meninggal akibat virus yang menyerang pernafasan tersebut. Belum lagi, dengan adanya libur panjang yang dikhawatirkan terbentuk kluster baru.

Data yang disebut dalam https://ccc-19.depok.go.id/ per 1 November 2020, jumlah pasien sembuh sebanyak 44 orang. Jumlah pasien sembuh setiap harinya terus bertambah. Dengan penambahan tersebut, jumlah pasien sembuh menjadi 5.953 orang. Sementara kasus konfirmasi positif bertambah sebanyak 42 orang, sehingga totalnya menjadi 7.224 orang. Sedangkan kasus konfirmasi aktif sebanyak 1.069 orang.

Kemudian, untuk kasus suspek aktif 398 orang. Lalu kasus kontak erat aktif tinggal 931 orang. Dalam data tersebut juga, hari ini (kemarin) terjadi penambahan dua kasus pasien yang meninggal. Dengan demikian, jumlah pasien meninggal menjadi 202 orang. Sebelumnya, di Sabtu (31/10) meninggal ada tiga orang.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Depok, Dr Sukwanto Gamalyono menuturkan, saat ini data yang beredar belum dapat dipastikan kebenarannya, apakah bener segitu atau bisa lebih.

“Pertimbangan naik turun angka kematian saya belum bisa jelaskan karena data yang beredar belum tentu valid,” ujarnya kepada Radar Depok, Minggu (01/11).

Menurutnya, seminggu terakhir ini peningkatan kasus relatif menurun, walaupun tidak terlalu signifikan. Di liburan panjang kali ini menjadi kunci, dikhawatirkan adanya kluster baru. “Di minggu ini justru trennya menurun, karena banyak warga yang mudik atau pergi dan mungkin tidak balik lagi,” bebernya.

Sementara, Koordinator Relawan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, Denny Romulo Hutauruk menegaskan, tentunya warga Depok banyak yang melakukan perjalanan wisata setelah libur panjang ini. Bagi yang telah menjalankan Rapid Test mandiri untuk menyerahkan hasilnya ke satgas Kampung Siaga Covid (KSC).

“Kita minta kesadarannya, hasilnya serahkan ke RT/RW setempat. Ini saya katakan setelah koordinasi sama Dinas Kesehatan,” jelasnya kepada Radar Depok, Minggu (01/11).

1 of 2

You may also read!

mural sangkar semut baktijaya

Ada 26 Spot Mural dari Sangkar Semut

SENI : Salah satu pengajar Sangkar Semut tengah asyik melakukan finishing pada muralnya. FOTO :

Read More...
kerjabakti warga sukamaju

Warga RT 02/20, Kelurahan Sukamaju Siap Hadapi Musim Hujan

GIAT : Warga RT2/20 Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong gelar Kerja Bakti membersihkan lingkungan dan memasang

Read More...
Kasi Kurikulum dan Penilaian di Dinas Pendidikan Kota Depok, Muhammad Yusuf.

November 2020, Asesmen Nasional Disimulasikan di Depok

Kasi Kurikulum dan Penilaian di Dinas Pendidikan Kota Depok, Muhammad Yusuf.   RADARDEPOK.COM, DEPOK – Asesmen Nasional

Read More...

Mobile Sliding Menu