Beranda Politika KPU Depok Gelar Simulasi Pencoblosan

KPU Depok Gelar Simulasi Pencoblosan

0
KPU Depok Gelar Simulasi Pencoblosan
SIMULASI : Suasana saat simulasi pemungutan dan penghitungan suara, serta penggunaan Sirekap di tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS) di TPS 11 Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoranmas, Sabtu (21/11). FOTO : ISTIMEWA
simulasi pilkada nasional
SIMULASI : Suasana saat simulasi pemungutan dan penghitungan suara, serta penggunaan Sirekap di tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS) di TPS 11 Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoranmas, Sabtu (21/11). FOTO : ISTIMEWA

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Jelang pencoblosan 9 Desember, KPU Kota Depok mengadakan simulasi pemungutan dan penghitungan suara, serta penggunaan Sirekap di tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS) di TPS 11 Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoranmas, Sabtu (21/11).

“Sesuai dengan jadwal yang kami rencanakan, alhamdulillah kami dapat melaksanakan kegiatan simulasi ini. Kami ucapkan terima kasih kepada pengurus RW03 Kelurahan Depok Jaya yang telah bersedia menjadi tuan rumah,” kata Nana dalam keterangannya yang diterima, Sabtu (21/11/20) malam.

Komisioner KPU Kota Depok yang ramah dan tidak pelit informasi terhadap media ini menjelaskan, simulasi ini dilakukan untuk memberikan pemahaman yang utuh kepada jajaran penyelenggara KPU di bawah, terutama petugas Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS).

“Kami ingin memastikan seluruh jajaran kami memahami alur dan mekanisme pemilihan yang akan dilakukan, mengingat pilkada yang kita laksanakan tahun ini dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19,” katanya.

Lebih lanjut Nana menjelaskan,  Pilkada serentak 2020 memang ada hal baru yang akan diterapkan di TPS, terutama kaitannya dengan protokol kesehatan (Prokes), semperti membatasi maksimal 500 pemilih per TPS, seluruh petugas KPPS dan Petugas Ketertiban akan dilaksanakan rapid test terlebih dahulu sebelum bekerja, surat pemberitahuan memilih akan mengatur jadwal kedatangan pemilih ke TPS.

Kemudian, sebelum TPS dibuka dan dimulai akan disemprotkan disinfektan terlebih dahulu dan selalu didisinfeksi secara berkala. srea lokasi TPS diatur jarak minimal 1 meter, setiap pemilih sebelum masuk lokasi TPS akan di cek suhu tubuh dan diperintahkan untuk mencuci tangan terlebih dahulu.

“Pemilih pun nanti diberikan sarung tangan sekali pakai. Bahkan, pemilih yang tidak menggunakan masker akan diberikan masker serta penggunaan tinta dengan cara diteteskan,” ucapnya.