KPU Depok Targetkan 77,5 Persen Partisipasi 

In Politika
matangkan persiapan pilkada
PEMANTAPAN : Rapat Kesiapan 30 Hari Menjelang Hari Pemungutan Suara Pemilihan Serentak Tahun 2020 Patuh Regulasi dan Protokol Kesehatan t di Hotel Savoy Homann Bandung, Senin (09/11). FOTO : ISTIMEWA

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – KPU Kota Depok terus mematangkan persiapan Pilkada Serentak 2020. Terbaru, lembaga pimpinan Nana Shobarna ini tengah melaksanakan tahapan pengelolaan logistik yang dibutuhkan pada saat hari H dan perekrutan Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) untuk 4.014 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Menurut Nana, tahapan logistik adalah menjadi bagian yang penting dan krusial karena memiliki makna dan peran yang luar biasa. Pemilihan kepala daerah dalam hal ini Pilkada Depok, sejatinya adalah konversi suara menjadi kepala daerah, dan mekanisme itu melalui logistik.

Karena logistik menjadi bagian yang penting, lanjut Nana, maka perlu dipersiapkan dan dilakukan perencanaan yang baik dan optimal mulai dari perencanaan, pengadaan, pengesetan, pengepakan, pengelolaan, pendistribusian sampai dengan pengembalian ke gudang harus dilakukan secara maksimal.

“Kami mempersiapkan segala hal yang berkaitan dengan manajemen logistik agar terkelola dengan baik.  Selain tahapan tersebut, kami juga terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat tiada henti-hentinya, baik secara langsung maupun secara online,”  kata Nana kepada Radar Depok, Selasa (10/11).

Nana mengungkapkan, KPU Kota Depok sadar betul bahwa memberikan pemahaman dan wawasan kepada masyarakat, agar tidak perlu khawatir datang ke TPS perlu terus dilakukan. Sehingga, pihaknya juga terus menyampaikan kepada masyarakat bahwa kami akan menerapkan protokol kesehatan nanti pada hari H.

“Sosialisasi pilkada sejatinya tidak hanya menjadi tugas penyelenggara, tapi juga menjadi tugas pemerintah, pasangan calon dan tim kampanye, partai politik dan semua stakeholder tanpa terkecuali agar tercapai target tingkat partisipasi 77,5 persen,” ungkap Nana.

Selain melaksanakan tahapan yang tengah dilalui, Nana melanjutkan, di sisi lain pihaknya juga tengah mengedukasi dan meng-internalisasi kemampuan sumber daya manusia petugas KPPS terkait dengan kesiapan penggunaan Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) yang akan dipergunakan dalam proses penghitungan suara di TPS 9 Desember 2020.

“Karenanya bimtek dan sosialisasi terus kami lakukan baik luring maupun daring guna memastikan petugas KPPS mampu mengoperasikan aplikasi tersebut,” katanya.

1 of 2

You may also read!

pemuda leuwinanggung online

23 Pemuda Leuwinanggung Dibekali Ilmu Bisnis Online

PELATIHAN : Pemuda di Kelurahan Leuwinanggung Kecamatan Tapos, tengah mengikuti pelatihan berbasis kompetensi, di Wisma

Read More...
JNE boyong penghargaan

JNE Boyong  Penghargaan Top Brand Award 2020

PERTAHANKAN : Di saat kondisi perekonomian dan bisnis dunia yang mengalami penurunan karena pandemi Covid-19,

Read More...
trash hero depok

Komunitas Lingkungan Trash Hero Depok : Catat Brand Sampah di Kali Berbuah Penghargaan Internasional (2)

JAGA LINGKUNGAN : Trash Hero Depok saat beraksi membersihkan sungai ciliwung yang melintasi Kota Depok.

Read More...

Mobile Sliding Menu