entrepreneur perempuan 3
INOVATIF : Owner Hoodieku, Architia saat ditemui di offline store Hoodieku, Jalan Jawa Kelurahan Cinere Kecamatan Cinere, beberapa waktu lalu. FOTO : PUTRI/RADAR DEPOK

 

Mereka berkolaborasi guna menciptakan inovasi dan model terbaru di Hoodieku. Walau harga yang dijual lebih mahal dari biasanya, tak bisa dipungkiri hoodie tersebut dapat laku di pasaran. Bahkan, mulai banyak department store menawarkan brand Hoodieku untuk dijual di tempatnya.

Tia menuturkan, sampai saat ini sudah ada satu department store resmi bekerjasama dengan Hoodieku. Namun, karena di masa pandemi Covid-19, kerjasama tersebut terpaksa harus berhenti. Banyak target dan kolaborasi yang akan diciptakan Hoodieku dengan partnernya. Nyatanya memang harus tertunda dulu di masa pandemi Covid-19.

Ada hal menarik lainnya yang ada di perempuan berusia 27 tahun ini. Berkat Hoodieku, Tia mulai diundang sejumlah event sebagai pembicara. Di antaranya di Universitas Islam Bekasi, Politeknik Negeri Jakarta dalam seminar nasional kewirausahaan 2018, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, dan Universitas Diponegoro Semarang pada 2018.

Saat sedang asik mengobrol, seorang pria menghampiri. Dia adalah Rizqi Ryadika Abhiyoga, atau biasa dipanggil Abi. Abi merupakan suami Tia. Bukan waktu sebentar Abi mengenal Tia. Sepuluh tahun pacaran membuat keduanya berakhir di pelaminan pada tahun 2020.

“Aku sama Tia udah kenal dari SD. Jadi tau banget gimana sikapnya. Tia tuh orang yang mau cepat ambil keputusan. Itu kelebihan di beberapa situasi, juga bisa jadi boomerang di beberapa posisi. Karena kan tidak semua hal harus diselesaikan secara cepat,” ujar Abi.

Di akhir pembicaraan Tia memberikan pesan bagi siapa pun yang ingin memulai bisnis atau usaha. Jangan ragu mencoba dan mengambil keputusan.

“Berani ambil keputusan, karna kita gak tau keputusan yang diambil itu akan berdampak apa kedepannya. Intinya jangan takut gagal,” tutupnya. (*)

 

Editor : Pebri Mulya