kemacetan jalan rusak GDC
MACET  PANJANG : Ratusan kendaraan terlibat kemacetan di Jalan Boulevard GDC. FOTO : INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK
kemacetan jalan rusak GDC
MACET  PANJANG : Ratusan kendaraan terlibat kemacetan di Jalan Boulevard GDC. FOTO : INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK Kemacetan panjang terjadi di Jalan Boulevard GDC, arah Jembatan Ciliwung, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoranmas, Kamis (26/11) sore hari.

Pantauan Radar Depok, kemacetan ini mengular kurang lebih satu kilometer di kedua arah jalan. Diperkirakan, kemacetan ini terjadi lantaran kegiatan perbaikan jalan yang sedang berlangsung di lokasi tersebut sehingga salah satu ruas jalan harus ditutup dan dibagi untuk pengendara jalan dari ke dua arah dan terjadilah kemacetan.

Soni Abraham, pengendara motor asal Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilodong, yang tengah menepi di Jalan Boulevard GDC mengatan kemacetan ini sudah terjadi sejak satu bulan belakangan. Bukan hanya sore hari, pagi hari pun lokasi tersebut pasti akan macet cukup panjang.

“Macetnya itu biasanya di jam kerja dan jam pulang kerja,” kata Soni, Kamis (26/11).

Dia mengaku cukup dirugikan dengan kemacetan ini lantaran sering terlambat bekerja akibat macet yang terjadi di jalan itu. “Saya kerjanya di Sudirman, selain kena macet di sini di jalan lain juga kena macet,” keluhnya.

Sementara itu, Ahmad Kafi, pengendara mobil  yang baru pulang dari kerja mengaku kerepotan dengan kemacetan ini. Hal ini disebabkan banyak waktunya yang terbuang di jalan, padahal dari jalan tersebut ke rumahnya tidak jauh lagi.

“Saya warga perumahan ini juga, tapi  mau nyampe rumah aja lama banget rasanya,” katanya.

Dia menambahkan, dengan adanya penyempitan jalan juga menambah kekhawatirannya. Sebab, dia musti ekstra hati – hadi dalam mengendarai mobil lantaran takut menyenggol mobil atau motor yang lain.

“Apalagi sama motor, duh bahaya banget udah tau jalan sempit masih aja maksa nyalip, kita juga jadi was – was jalanya,” pungkasnya. (rd/dra)

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar

Editor : Pebri Mulya