Mantan pemain Timnas Indonesia, Alexander Pulalo.
Mantan pemain Timnas Indonesia, Alexander Pulalo.
Mantan pemain Timnas Indonesia, Alexander Pulalo.
Mantan pemain Timnas Indonesia, Alexander Pulalo.

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Mohammad Idris yang menjadi Walikota Depok dianggap tidak peduli dan tidak mendukung perkembangan sepak bola di Kota Depok, hingga sepak bola depok mati. Anggapatan tersebut itu adalah kekecewaan dari mantan pemain Tim Nasional (Timnas) Indonesia Alexander Pulalo.

“Jadi, Walikota Depok Mohammad Idris, sama sekali tidak peduli dengan olah raga. Bahkan, janjinya manis cuma di bibir saja. Makanya, sepak bola di Depok mandek, tidak berprestasi. Idris tidak peka terhadap olah raga,” ucap Alexander.

Hal ini lah yang membuat pesepakbola muda bibit Kota Depok banyak yang memutuskan untuk pergi membela daerah lain. Karena, tidak dipedulikan sehingga tidak ada prestasi yang bisa membanggakan.

“Jadi, sepak bola bukan lagi orientasi hobi, tapi profesi. Tapi Walikota Idris tidak melihat sisi itu sama sekali, sehingga pembinaan sepak bola di Depok seperti ‘anak tiri’,” ucap Alexander.

Dia juga berharap, Walikota Depok nantiya bisa menyukai sepak bola.

“Andai pemimpin kota Depok suka sepak bola, mungkin Depok sangat populer di masyarakat Indonesia. Apalagi Depok memiliki klub seperti Persikad yang pernah mencicipi Divisi Utama era Pradi Supriatna menjadi manajer tim,” ucapnya.

Menurut Alexander, persepak bolaan di Kota Depok saat ini sangat jauh tertinggal dari kota-kota didekatnya seperti Bogor dan Bekasi.