Mau Adopsi Ular, Ambil di Damkar 

In Metropolis
adopsi ular damkar
PENGAMANAN : Damkar Kota Depok mengamankan ular di salah satu pemukiman warga, beberapa waktu lalu. FOTO : ISTIMEWA

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Ada kabar baik bagi para pecinta ular di Kota Depok. Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Depok, mengajak para pecinta ular mengadopsi hewan melata hasil tangkapan petugas yang berasal dari rumah warga.

Kepala Bidang Penanggulangan Bencana, Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Depok, Denny Romulo Hutahuruk mengatakan, dalam seminggu terakhir pihaknya sudah mengamankan empat ekor ular. Ular yang diamankan berbagai jenis dan ukuran.

Dia mengaku, di bulan ini (November) misalnya, akan lebih banyak ular diamankan. “Di Oktober kemarin kami mengamankan ada sekitar lima ekor ular,” tuturnya kepada Radar Depok, Jumat (13/11).

Bagi para pecinta ular, sambung Denny, yang ingin dan berminat mengadopsi ular dapat langsung mengambilnya ke Damkar Kota Depok Jalan Boulevard Grand Depok City (GDC), Sukmajaya, Depok. “Untuk yang mau bisa ambil langsung kesini, tidak dipungut biaya apapun,” ujarnya.

Adapun persyaratan bagi para pecinta ular yang ingin mengadopsi. Antara lain, bersedia dan sanggup mengadopsi reptil. Caranya dengan membuat surat pernyataan yang di tandatangani diri sendiri di atas materai. Diketahui RT/RW lingkungan tempat reptil tersebut akan diadopsi, melampirkan KTP pengadopsi. Kemudian memiliki fasilitas layak untuk reptil yang diadopsi.

Kemudian, pengadopsi juga harus bertanggungjawab penuh jika ada gangguan yang di diakibatkan terhadap keberadaan reptil adopsi tersebut. Seperti, tidak melepas liarkan reptil tersebut tanpa berkordinasi dengan pihak yang berwenang, serta melaporkan kepada pihak berwenang jika terjadi kehilangan terhadap reptil yang diadopsi.

“Kalau ular yang diadopsi hilang, maka mereka pengadopsi wajib melaporkan kepada pihak berwenang minimal kepada RT RW setempat,” tambahnya.

Perlu diketahui saat ini Damkar telah menampung sebanyak enam ekor ular. Ular tersebut berjenis kobra dan sanca. “Pihak kami sudah mulai kesulitan kalau harus menampung ular banyak. Karena kan merawatnya perlu biaya yang tidak sedikit,” tutupnya. (rd/cr3)

 

Jurnalis : Putri Disa

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

pelatihan olahan pasir gunung selatan

Bakso Lele dan Daun Kelor Disiapkan Jadi Ikon PGS

DILATIH : Para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kelurahan Pasir Gunung Selatan (PGS) diberikan

Read More...
PJS walikota ke cakbun

Pemkot Depok Kaji Sekolah Terintegrasi

TINJAU : Pjs Walikota Depok, Dedi Supandi (tengah) bersama Pjs. Ketua TP PKK Kota Depok,

Read More...
bank sampah cempaka

Launching Bank Sampah Cempaka : Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Sekitar

RESMIKAN : Bank Sampah Cempaka di RW 11 Kelurahan Leuwinanggung, Kecamatan Tapos. FOTO : LULU/RADAR

Read More...

Mobile Sliding Menu