mauli dnabi khusyuk
SEMANGAT : Tokoh Masyarakat RW4, Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Mahfudin Abe (kiri), saat ambil bagian dalam Maulid Nabi Muhammad SAW, di Masjid Syamsul Iman, Minggu (08/11). FOTO : INDRA/RADAR DEPOK
mauli dnabi khusyuk
SEMANGAT : Tokoh Masyarakat RW4, Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Mahfudin Abe (kiri), saat ambil bagian dalam Maulid Nabi Muhammad SAW, di Masjid Syamsul Iman, Minggu (08/11). FOTO : INDRA/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, BEDAHAN Warga RW4, Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, menggelar Maulid Nabi Muhammad SAW, di Masjid Syamsul Iman, Minggu (08/11).

Meski dihelat saat pandemi Covid-19, animo masyarakat tetap tinggi. Tetap menaati protokol kesehatan Covid-19. Tokoh masyarakat sekitar, Mahfudin Abe mengatakan, peserta maulid berasal dari sejumlah perwakilan musala, termasuk kalangan remaja.

“Masjidnya tidak boleh penuh. Kami batasi, mengingat saat ini masih pandemi korona,” ungkap Abe kepada Radar Depok, Rabu (11/11).

Ia mengatakan, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, merupakan bentuk kecintaan masyarakat, untuk meneladani ajaran Nabi Muhammad SAW. Peringatan tersebut dapat menjadi pencerahan kegamaan jamaah dalam berkehidupan bermasyarakat.

“Kami ingin meningkatkan kadar religius masyarakat RW4,” bebernya.

Lebih lanjut, kata dia, jamaah Masjid Syamsul Iman dapat mencontoh Nabi Muhammad SWA dalam memenuhi hak anak. Hal itu dapat di implementasikan masyarakat maupun jamaah dalam memenuhi hak anak, seperti memberikan pendidikan anak, kesehatan anak, dan pemenuhan kebutuhan anak.

“Anak-anak adalah masa depan kita,” tukas Pembina Abe Center ini.

Terpisah, Calon Walikota Depok Nomor Urut 1, Pradi Supriatna menuturkan, merujuk ilmu yang diajarkan Rasulullah SAW, tali silaturahmi itu tidak boleh sampai putus. Tidak hanya antar masyarakat, pun demikian antara masyarakat dengan pemerintah.

“Biasanya jika saya datang ke acara Maulid, masyarakat menyampaikan keluhan dan beragam ide. Tentu kami dengar dengan baik. Kita upayakan direalisasikan. Karena pelaksanaannya dilandasi dengan nilai-nilai spiritual dan kekompakan,” tandasnya. (rd/dra)

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar

Editor : Pebri Mulya