Membangun Gairah Ekonomi Ala Abdullah Naja Saat Pandemi : Kembangkan Bibit Bersama Kelompok Tani, Untung Jutaan Rupiah

In Satelit Depok
gairah ekonomi pandemi
TUNJUKKAN : Abdullah Naja warga Limo menunjukkan hasil panen anggur di pekarangan rumahnya, Kamis (19/11). FOTO : FAHMI/RADAR DEPOK

  

Ketika virus mematikan masuk ke Kota Depok. Kesehatan, pendidikan, ekonomi dan sosial dihajar habis-habisan. Tak pelak, sebagian warga terpuruk. Tapi, tidak bagi  Abdullah Naja warga Jalan Pinang II No59 Kampung Lebong RT3/15 Kelurahan/Kecamatan Limo Kota Depok.

Laporan : Fahmi Akbar

RADARDEPOK.COM – Di Jalan Pinang II ada satu rumah yang begitu rindang di depan pelatarannya. Bukan dipasang kanopi, tapi ada ratusan pohon yang menjalar dengan seutas kawat yang sudah di pola. Menariknya, di beberapa bagian pohon tepat dibawahnya ada gumpalan buah kecil. Ya itu buah anggur.

Rumah yang tak biasa ini siang kemarin (19/11), di depannya ada seorang pria sedang menata bibit pohon anggur. Sebut saja Abdullah Naja. Mengenakan kaos biru dongker dia langsung bertutur, sebelum Covid-19 memang sudah kenal dengan tanaman anggur. Nah, ketika pandemi melanda lingkungan sekitar baru bersama-sama mengembangkan pembibitan.

“Juli 2020 terbentuk kelompok tani di Aula Kantor Keluerhan Limo,” jelasnya sambil memetik dahan yang mati.

Saat ini, bukan dia saja, tetangga juga ada yang tertarik. Terbentuklah kelompok petani anggur, kurang lebih ada 20 anggota. Awalnya mereka pembelajaran bibit sekarang sudah bisa menjual bibit anggur.

Pria yang masih single ini menambahkan, harga bibit anggur juga cukup tinggi mulai dari Rp125 ribu hingga Rp1 juta. Kemudian, sambung Abdullah, dalam sebulan pihaknya bisa meraup laba kurang lebih Rp4 juta. Setiap bulannya tidak kurang 30 bibit tanaman anggur ludes dibeli oleh masyarakat.

“Kami sangat didukung Kelurahan Limo. Harapan kami ini bisa berkembang, makin banyak lagi yang menanam dan mengembangkan tanaman anggur menjadi ciri khas di Limo. Apalagi disaat pandemi sangat membantu sekali,” tegas dia.

Aktivitas para petani anggur dalam mengembangkan usaha pembibitan dan budidaya buah anggur di Limo, mendapat apresiasi dari Lurah Limo, Aa Abdul Khoir.

“Saya sudah melihat langsung hasil budidaya anggur yang dilakukan oleh para anggota Poktan “Pengangguran”,  memang rasa nya ajib,” ujarnya.

Lebih mengagetkan lagi, harga bibit stekan anggur ternyata sangat mahal dan dapat menjadi andalan penghasilan keluarga.  Lurah sangat mendukung pengembangan pembibitan dan budidaya buah anggur di Limo ini. “Siapa tahu nanti Limo dapat menjadi sentra buah anggur yang dapat memenuhi permintaan pasar,” tutup lurah. (*)

 

Editor : Pebri Mulya

 

You may also read!

muhammadiyah depok netral

PD Muhammadiyah Depok Netral Aktif di Pilkada

PRESCON : Ketua PD Muhammadiyah, Idrus Yahya didampingi pengurus saat prescon terkait sikap Muhammadiyah di

Read More...
kantong darah terkumpul tugu

33 Kantong Darah Terkumpul di Tugu

SEHAT : Masyarakat sedang melakukan donor darah, di aula Kantor Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, Kamis

Read More...
pelaku pembunuhan di sawangan

Fakta Lengkap Tentang Pasangan Gay Saling Bunuh di Depok

DITANGKAP : Pelaku pembunuhan J ditangkap Polrestro Depok di Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Kamis (19/11).

Read More...

Mobile Sliding Menu