Membangun Kesadaran Beragama

In Ruang Publik

 

Oleh: K.H. A. Mahfudz Anwar

Ketua MUI Kota Depok

 

AGAMA Islam merupakan tuntunan hidup yang menyelamatkan. Karena agama mengatur pola hidup manusia. Dan agama mampu menghadapi berbagai persoalan hidup. Hingga menjadi solusi dari persoalan tersebut. Maka manusia beragama lebih mudah menghadapi dan menjalani hidup di dunia ini.

Agama tidak terikat oleh dimensi ruang dan waktu. Dimana saja seseorang hidup (baik di kota maupun di pedesaan, di tempat ramai maupun di tempat sepi) asal menjalani dengan basic agama, maka ia akan mudah memperoleh kedamaian. Berkenaan dengan waktu juga demikian. Kapan saja ia hidup (baik di zaman dahulu maupun di zaman modern sekarang ini) asal tetap istiqamah berpegang pada agamanya, maka ia akan menjalani hidupnya dengan rasa bahagia.

Allah SWT telah menjelaskan bahwa kata kunci kesuksesan hidup adalah istiqamah dalam beragama. (Q.S.Fushshilat : 30). “Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: “Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu”.

Jadi jelaslah bahwa orang yang menjalani agamanya dengan konsekwen dan istiqamah hingga akhir hayatnya, ia tidak mendapati kesulitan. Karena Allah SWT. telah menjelaskan bahwa ia tidak akan takut atau kehawatiran sedikit pun. Dan juga tidak sedih ataupun galau sekalipun menghadapi kematian. Kenapa ia tidak takut dan tidak juga sedih, karena ia sadar bahwa ia mendapat jaminan perlindungan dari Allah SWT. Bahkan ia sadar bahwa sebentar lagi memperoleh segala kenikmatan yang disediakan di dalam surga-Nya.

Dan kesadaran itu dibawa terus sejak ia dinyatakan muslim hingga berakhir masa hidupnya di dunia ini. Maka dengan kesadaran beragama (Islam) itulah ia menjalani hidup dengan penuh kegembiraan, karena ia sadar di bawah naungan Allah SWT. Misalnya, melaksanakan shalat dijalaninya dengan senang hati, menjalani ibadah puasa ia jalani dengan semangat, bersedekah dengan harta yang ia milikinya dengan rasa bahagia karena ia bisa berbagi.

Dan begitu seterusnya setiap ia melangkah dalam kebaikan ia sadar bahwa langkahnya selalu dibimbing Tuhannya (Allah SWT). Maka menurut Islam, bahwa kesadaran dalam diri itu sangat penting artinya bagi kehidupan setiap manusia. Karena kesadaran hati itu pasti objektif.

1 of 2

You may also read!

tiang listrik sejarah depok

5 Calon Cagar Budaya Depok Segera Rampung

Tiang listrik yang ada di kawasan Jalan Dewi Sartika, Kecamatan Pancoranmas menjadi salah satu calon

Read More...
gerabah menangkan pradi

Geliat Gerabah Menangkan Pradi-Afifah : Bersatu Gaungkan Perubahan, Sehari Dampingi Paslon Empat Titik

PENDAMPINGAN : Pembina Gerabah, H. Sarmili dan Ketua Gerabah, Edmon Johan mendampingi Paslon Walikota dan

Read More...
surat suara datang awal

Surat Suara Tiba Lebih Awal untuk Pilkada Depok

PENGAWASAN : Ketua KPU Kota Depok, Nana Shobarna didampingi Bawaslu dan pihak kepolisian saat menerima

Read More...

Mobile Sliding Menu