Beranda Utama Orang Indonesia Lebih Doyan Merokok daripada Konsumsi Protein

Orang Indonesia Lebih Doyan Merokok daripada Konsumsi Protein

0
Orang Indonesia Lebih Doyan Merokok daripada Konsumsi Protein
Menteri Riset dan Teknologi (Menristek), Bambang Brodjonegoro
Menteri Riset dan Teknologi (Menristek), Bambang Brodjonegoro
Menteri Riset dan Teknologi (Menristek), Bambang Brodjonegoro

 

RADARDEPOK.COM, JAKARTA – Menteri Riset dan Teknologi (Menristek), Bambang Brodjonegoro membeberkan fakta mengejutkan, dimana masyarakat Indonesia lebih memilih mengonsumsi rokok dibandingkan protein.

“Ternyata Indonesia di ASEAN, konsumsi protein per kapitanya relatif rendah. Konsumsi ayam, apalagi sapi di dalam struktur konsumsi masyarakat kita masih di bawah rokok. Jadi, orang Indonesia lebih penting merokok daripada memakan protein dalam bentuk ayam atau daging sapi,” ujar Bambang

Dengan demikian, Bambang mendorong agar produksi daging ayam serta sapi mesti ditingkatkan lagi. Asalkan, melihat dari jumlah stok di pasaran dan memastikan harga daging ayam dan sapi tetap terjaga stabil.

“Jadi artinya, perlu kita tingkatkan produktivitas ayam dan sapi sekaligus memastikan suplainya cukup, harganya terjangkau,” kata Bambang.

Sebelumnya, akademisi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) Rahmad Pambudi mengatakan, dengan mengonsumsi telur dan ayam bisa mengurangi jumlah anak yang kekurangan gizi alias stunting.

Terlebih, harga telur ayam lebih murah dan terjangkau bagi masyarakat miskin atau golongan kurang mampu. Bahkan, dia membandingkan harga telur ayam setara dengan dua batang rokok.

Rahmad menyebutkan, telur dan daging ayam akan lebih bermanfaat ketimbang masyarakat berpenghasilan rendah mengeluarkan dananya untuk membeli rokok maupun pulsa.

“Sementara rokok dan pulsa itu pengeluarannya imbang dengan pengeluaran ayam dan telur. Kita lihat konsumsi rokok dan konsumsi pulsa itu memang sudah sama dengan konsumsi ayam dan telur secara keseluruhan,” ujar dia. (rd/net)

 

Editor : Pebri Mulya