pasar tani ke mal
GELAR : Pasar Tani mengadakan acara Goes Mall to Mall di Pesona Square, acara tersebut diramaikan oleh para pelaku usaha seperti UMKM dan petani. FOTO : ADENA/RADAR DEPOK
pasar tani ke mal
GELAR : Pasar Tani mengadakan acara Goes Mall to Mall di Pesona Square, acara tersebut diramaikan oleh para pelaku usaha seperti UMKM dan petani. FOTO : ADENA/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pasar Tani mengadakan acara Goes Mall to Mall di Pesona Square, Jalan Ir. H. Juanda no27 B, Kelurahan Bakti Jaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok. Gelar Pasar Tani ini merupakan acara yang ke-6, sebelumnya diadakan di Trans Studio Cibubur, Grand Galaxy Bekasi, Bassura City, Kalibata City, dan Mall of Indonesia (MOI). Kegiatan ini berlangsung dari pukul 10:00 hingga 20:00 dan berakhir di 29 November 2020.

Gelar Pasar Tani ini dihadiri oleh 22 peserta yang terdiri dari petani langsung, pelaku usaha UMKM, dan petani olahan yang berhubungan dengan pertanian, peternakan, perikanan, dan kehutanan. Pertanian menjual aneka buah dan sayur yang segar dan berkualitas tinggi, peternakan menjual produk seperti nugget ayam, perikanan dari Kementrian Kelautan menyediakan produk serba ikan, dan kehutanan menjual produk hasil alam seperti madu hutan dan sarang semut.

“Pasar tani punya visi misi memudahkan penjualan produkdari petani langsung ke konsumen. Harga jauh lebih kompetitif dengan produk segar dan berkualitas,” ujar Ketua Pasar Tani Kementrian Pusat, Wiwi Hartati, kepada Radar Depok.

Wiwi menjelaskan, tujuan lain dari Gelar Pasar Tani ini yaitu untuk menunjukkan pada semua orang hasil-hasil dari produk pertanian secara langsung. Gelar Pasar Tani membawa UMKM dan petani langsung dari Depok. Salah satunya petani hidroponik dari Kota Depok, menjadi bukti nyata bahwasannya para ibu rumah tangga bisa menjadi petani dengan menanam tanaman secara hidroponik.

Produk yang disediakan seperti misalnya petani sayur mayur dari Kabupaten Bandung, Pasar Tani Sabilulungan, membawa produk brokoli, cabe, wortel, terong, paprika, dan lain-lain. Ada juga produk baby buncis seharga Rp25 ribu per 3 pack, namun berbeda harga di luar Pasar Tani mencapai Rp14 ribu perpack nya. Para petani hidroponik menyediakan tanaman seperti pakcoy, kangkung, sawi, dan bayam. Ada juga buah-buahan dari petani Depok langsung, yang dijual adalah iconic Depok itu sendiri, buah belimbing dewa dewi.

Produk olahan UMKM salah satunya digandengi oleh Dapur 77 produk keripik kentang. Lalu juga ada jus bawang putih nendang yang bagus buat kesehatan. Ada juga sambel dari Depok yang merupakan simbol champion Depok itu sendiri, dengan varian rasa bermacam-macam, gurih dan harganya terjangkau.

“Semua atas peran serta pemerintah pusat Kementrian Pertanian Republik Indonesia Direktorat Hortikultura yang membawa kami petani dan pelaku usaha bisa masuk ke mall dengan jembatan Pasar Tani Kampus Kementrian Pertanian Kantor Pusat Kementrian, tutupnya. (rd/mg4)

 

Jurnalis : Adena

Editor : Pebri Mulya