Pilkada Depok Batal Pakai Sirekap

In Politika

ilustrasi pilkada depok

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Sistem informasi rekapitulasi elektronik (Sirekap) yang rencananya digunakan pada Pilkada Depok tahun 2020, batal digunakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok.

Tidak hanya Kota Depok saja, tetapi di seluruh daerah yang menyelenggarakan pemilu, tidak akan menggunakan Sirekap untuk penghitungan resminya. Keputusan tersebut berdasarka Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi II DPR bersama KPU RI, Bawaslu RI dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

“Batal menggunakan Sirekap sebagai perhitungan suara resmi di Pilkada Serentak secara umum, begitu juga di Pikada Depok secara khusus,” kata Ketua KPU Kota Depok, Nana Shobarna di Depok, Jawa Barat, Selasa (17/11).

Dengan begitu, Nana menjelaskan, perhitungan perolehan suara yang resmi tetap sama seperti tahun-tahun sebelumnya, yakni berjenjang mulai dari tingkat kecamatan hingga pleno penetapan pada tingkat kota, secara manual.

“Bisa dikatakan Sirekap ini fungsinya sama seperti sistem informasi penghitungan suara (Situng) pada Pileg/Pilpres 2019 yang berfungsi sebatas publikasi kepada masyarakat yang ingin mengetahui hasil pilkada. Untuk hasil resminya tetap dilakukan secara manual,” ujar Nana.

Diungkap Nana, alasan dibatalkannya Sirekap karena masih banyak Anggota Komisi II DPR dan Bawaslu yang menyangsikan kesiapan KPU untuk menerapkan itu.

“Misalnya dari sisi jaringan. Tidak semua wilayah di Indonesia punya jaringan internet. Kecuali Kota Depok ya, blank spot itu nol kalau di Depok. Tapi kalau bicara wilayah kabupaten/kota lain khususnya luar Jawa, masih banyak yang belum memiliki jaringan, termasuk kesiapan perangkatnya,” papar Nana.

Seperti diketahui, pada Rabu (16/09) lalu, Ketua KPU RI Arief Budiman telah melakukan serangkaian uji coba terhadap Sirekap di Hotel Santika Kota Depok. Secara umum kata Nana, sistem berjalan dengan lancar dan tidak ada kendala yang ditemukan saat uji coba Sirekap tersebut.

1 of 2

You may also read!

Bupati Bogor, Ade Yasin

Bupati Bogor Ade Yasin Positif Covid-19, Berikut Pernyataannya

Bupati Bogor, Ade Yasin.   RADARDEPOK.COM, BOGOR - Bupati Bogor Ade Yasin dinyatakan positif virus Korona (Covid-19) setelah

Read More...
logo DJP

Lagi, DJP Tunjuk 10 Perusahaan Pemungutan PPN PMSE

  RADARDEPOK,COM, JAKARTA –  Direktur Jenderal Pajak menunjuk sepuluh perusahaan yang memenuhi kriteria sebagai Pemungut Pajak Pertambahan Nilai atas barang

Read More...
anies baswedan polda metro jaya

Ini Jumlah Pertanyaan untuk Anies Baswedan dari Polda Metro Jaya

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya.   RADARDEPOK.COM, JAKARTA - Pemeriksaan terhadap

Read More...

Mobile Sliding Menu