RTLH sudah 60 persen
TINJAU : Lurah Tirtajaya, Mohammad Imron, meninjau salah satu penerima manfaat Rumah Tak Layak Huni (RTLH) di RT9/2, Selasa (17/11). FOTO : DAFFA/RADAR DEPOK
RTLH sudah 60 persen
TINJAU : Lurah Tirtajaya, Mohammad Imron, meninjau salah satu penerima manfaat Rumah Tak Layak Huni (RTLH) di RT9/2, Selasa (17/11). FOTO : DAFFA/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, TIRTAJAYA – Lurah Tirtajaya, Mohammad Imron meninjau salah satu penerima manfaat Rumah Tak Layak Huni (RTLH) di RT9/2, Selasa (17/11). Kediaman milik Suherman yang ia tengok.

“Saya ingin melihat progresnya,” ujarnya kepada Radar Depok.

Ia menambahkan, pada musrembang 2019, pihaknya mengajukan sebanyak 18 unit rumah. Namun, yang disetujui hanya tiga RTLH di RW2, RW5, dan RW7.

“Saat ini, ketiganya sudah mencapai 60 persen pengerjaan,” tambahnya.

Imron berharap, dengan adanya bantuan program RTLH, dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin, sehingga dapat memperbaiki rumah warga hingga menjadi layak untuk ditinggali.

“Tentu saya harap bisa lebih nyaman untuk ditempati nantinya,” terangnya.

Sementara itu, salah satu warga penerima manfaat RTLH, Suherman menjelaskan, proses pengerjaan sudah berjalan selama tiga minggu.

“Pengerjaannya sudah tiga minggu, di minggu pertama dan kedua saya pakai jasa tukang. Karena terbatasnya dana, akhirnya minggu ketiga saya kerjakan bersama anak saya,” ucapnya.

Kerusakan pada unit rumahnya terdapat pada atap rumah. Baja ringan dan asbes digunalannya untuk mencegah kebocoran di musim penghujan.

“Saya hanya ganti atap saja, pakai 60 baja ringan dan 40 asbes, saya rasa cukup untuk mencegah kebocoran, yah sudah 60 persen,” pungkasnya. (rd/cr2)

 

Jurnalis : Daffa Syaifullah

Editor : Pebri Mulya