jatijajar sewa lahan sampah
BERMASALAH : Ketua RW2 Jatijajar, tengah meninjau lokasi transit sampah. FOTO : LULU/RADAR DEPOK
jatijajar sewa lahan sampah
BERMASALAH : Ketua RW2 Jatijajar, tengah meninjau lokasi transit sampah. FOTO : LULU/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, JATIJAJAR – Permasalahan lahan transit sampah di RW2, Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos, tak juga menemui titik temu.

Sebelumnya, akibat lahan (transit sampah) yang sudah ditempati bertahun-tahun di pasang pagar permanen oleh pemilik, warga bingung membuang sampahnya. Kini, warga disana terpaksa menyewa lahan.

Ketua RW2 Jatijajar, Supandi menuturkan, saat ini pihaknya terpaksa harus menyewa lahan untuk dijadikan tempat transit sampah.

“Mau tidak mau, kami harus menyewa. Agar sampah tidak lagi menumpuk di pinggir Situ Jatijajar,” ucapnya kepada Radar Depok, Selasa (17/11).

Ia menjelaskan, untuk biaya penyewaan akan menggunakan uang kas yang dimiliki oleh RW2. “Untuk biaya penyewaan, kami belum tahu. Yang terpenting sudah ada lahan untuk transit sampah sementara agar sampah tidak berserakan,” terangnya.

Supandi menerangkan, lahan yang disewanya ini sudah digunakan kurang lebih satu minggu. Dalam satu minggu, sampah dua kali diangkut.

“Karena yang sudah kami tempati bertahun-tahun kan di pagar permanen oleh pemiliknya. Selanjutnya, kami pindah di lahan kosong, tetapi bermasalah juga. Akhirnya, keputusan bersama, untuk sementara kami sewa lahan terlebih dahulu,” ujarnya.

Lebih lanjut, kedepannya, Supandi ingin memilah dan mengolah sampah untuk pemanfaatan di lingkungan RW2 Jatijajar.

“Nantinya, sampah bisa kami olah menjadi kompos dan kerajinan lainnya dari sampah yang dapat dimanfaatkan. Tidak hanya diaitu saja, kami juga ingin memberdayakan maayarakat untuk pengangkutan sampah,” pungkasnya. (rd/tul)

 

Jurnalis : Lutviatul Fauziah

Editor : Pebri Mulya