kegiatan story telling SDN pondok cina 1
PENGMAS : Universitas Indonesia melalui Program Studi Ilmu Perpustakaan Angkatan 2016, mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat (pengmas) dengan tajuk Skema Ramah Anak tahun 2020 di SDN Pondok Cina 1. FOTO : ISTIMEWA
kegiatan story telling SDN pondok cina 1
PENGMAS : Universitas Indonesia melalui Program Studi Ilmu Perpustakaan Angkatan 2016, mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat (pengmas) dengan tajuk Skema Ramah Anak tahun 2020 di SDN Pondok Cina 1. FOTO : ISTIMEWA

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Universitas Indonesia melalui Program Studi Ilmu Perpustakaan Angkatan 2016, mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat (pengmas) dengan tajuk Skema Ramah Anak tahun 2020. Kegiatan yang diadakan SDN Pondok Cina 1 tersebut diadakan dari 18 Juli – 18 Agustus 2020.

Ketua Tim Pengmas, Ike Iswary Lawanda mengatakan, pengmas tersebut difokuskan pada kegiatan story telling tentang cerita-cerita tradisional di Indonesia. Jadi, ingin memberikan pengalaman belajar melalui diskusi secara dalam jaringan (daring).

“Dibuat kelompok kecil yang terdiri dari lima siswa,” ucapnya kepada Radar Depok.

Ike menuturkan, setelah diadakan kegiatan diskusi dalam kelompok kecil, lalu perwakilan satu atau dua siswa dari kelompok tersebut, menyampaikannya lagi dengan presentasi yang menggunakan bahasa anak-anak.

“Jadi menyampaikan apa yang mereka pahami dari diskusi dari kelompok kecil mereka,” terangnya.

Ike menjelaskan, pembelajaran kolaboratif menanamkan pengetahuan melalui pemahaman dan pemberdayaan oleh diri sendiri, untuk dikembangkan sesuai dengan kemampuan dan ketrampilan diri. Tetapi tentunya meraih sasaran dan tujuan pembelajaran formal. Mentor atau fasilitator mendampingi siswa belajar tanpa berusaha menekan dan memaksa.

Kegiatan storytelling sebagai penanaman kebiasaan anak dalam pembelajaran kolaboratif mendukung Sustainable Development Goals, khususnya goal nomor empat.

“Kegiatan ini juga mendukung tujuan UI yaitu inklusi sosial dan hak dasar dalam kebudayaan. Mitra dalam kegiatan ini adalah SDN Pondok Cina 1 Depok dengan kepala sekolahnya Bapak Iskandar,” jelasnya.

Pemilihan cerita dan tokoh punakawan: Petruk, Gareng, Semar menghidupkan kembali kesadaran dan keingintahuan anak mengenai tradisi di Indonesia. Tokoh ditampilkan menyesuaikan dengan gaya penampilan generasi Z tanpa meninggalkan ciri penampilan tradisional.