akar rumput tinjau SSA
MENUNJUKKAN KALENDER: Jubir Tim Akar Rumput Kota Depok, Suryadi Boges (tengah) bersama pengurus Tim Akar Rumput menunjukan sebuah kalender bertuliskan Tinjau Ulang SSA atau Sistem Satu Arah. FOTO : ISTIMEWA
akar rumput tinjau SSA
MENUNJUKKAN KALENDER : Jubir Tim Akar Rumput Kota Depok, Suryadi Boges (tengah) bersama pengurus Tim Akar Rumput menunjukan sebuah kalender bertuliskan Tinjau Ulang SSA atau Sistem Satu Arah. FOTO : ISTIMEWA

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Tim Akar Rumput Kota Depok mendesak Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan Pemkot Depok agar meninjau ulang kembali kebijakan Sistem Satu Arah (SSA).

Jubir Tim Akar Rumput Depok, Suryadi Boges menuturkan, sejak diberlakukannya masa uji coba optimalisasi SSA yang diumpamakan “obat warung” oleh penggagasanya sebagai penghilang rasa nyeri sesaat ketika sakit kepala menyaksikan kemacetan di beberapa ruas jalan utama Kota Depok. Di antaranya di Jalan Juanda, Margonda, pintu perlintasan kereta Dewi Sartika, dan Citayam.

“Optimalisasi SSA Arif Rahman Hakim, Nusantara Raya, Dewi Sartika sejak 2017 tanpa daya dukung JPO, belum melindungi kepentingan masyarakat yang menyebrang jalan, agar tak terjadi konflik antara warga dan pengendara yang melintasi SSA,” ungkap Boges kepada Radar Depok, Rabu (18/11).

Selain itu lanjut Boges, SSA berdampak pula pada ekonomi yang dirasakan oleh pelaku usaha di area bisnis yang merupakan sendi perputaran mata rantai kehidupan perekonomian dan menjadi penyumbang PAD Depok dari tahun ke tahun.

“SSA tanpa daya dukung pembangunan infrastruktur pelebaran badan jalan di area sekitar masa uji coba SSA. Sehingga timbul perpindahan kemacetan baru di ruas jalan permukiman perumahan, dan padat penduduk,” tuturnya.

Ia menyontohkan di Jalan Pitara, Depok Dalam, sehingga muncul reaksi penutupan berbagai portal di kompleks perumahan, yang berimbas pada dampak psikologis sosial bagi masyarakat.

“Idealnya walikota Depok sebelum SSA diberlakukan terlebih dahulu berkoordinasi dengan Pemprov Jabar, dan pemerintah pusat untuk menyampaikan infrastruktur,” ujarnya.