Sekretaris DPC Partai Gerindra Kota Depok, Hamzah.
Sekjen DPC Gerindra Kota Depok, Hamzah
Sekretaris DPC Partai Gerindra Kota Depok, Hamzah.
Sekjen DPC Gerindra Kota Depok, Hamzah

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Calon Walikota Depok, Mohammad Idris yang terpapar virus Korona (Covid-19) berbuntut panjang. Anggota DPRD Kota Depok, Hamzah ingin anggota tim sukses (timses), relawan, dan warga yang akhir-akhir ini berkontak dengan Idris untuk langsung di distracing.

”Saya juga meminta agar dilakukan tracing siapa saja yang kontak langsung dengan Idris. Termasuk tim sukses, relawan dan warga yang akhir-akhir ini bertemu dan kontak langsung dengan Idris. Kita kan berharap agar tidak ada klaster-klaster baru,” kata Hamzah di Depok, Kamis (26/11).

Hamzah mengingatkan ke tim gugus untuk meminimalisir klaster baru. Selama idris roadshow, banyak yang berfoto, bersalaman dengannya, ini harus diidentifikasi. Tim gugus harus swab massal baik yangg berkontak, tim pemenangannya, dan juga harus dipertanyakan ketika debat pertama itu apakah pak idris sudah terkontaminasi atau belum.

Hamzah berangapan, dalam debat yang berlangsung di INews, Minggu lalu, Idris memang tampak kurang fit. Makanya ia berharap Idris saat itu belum terkena covid.

“Sebelum debat memang dilakukan rapid test. Tapi rapid test kan bukan spesifik covid. Jadi kita berharap saja saat itu beliau memang belum kena,” kata Hamzah.

Hamzah juga berharap, apa yang menimpa Idris tidak mempengaruhi partisipasi masyarakat untuk datang ke TPS. Menurutnya datang ke TPS aman dengan protokol kesehatan. Sudah ada panduan protokol kesehatannya bagi petugas KPPS dan pemilih.

“Jangan golput, tetap datang ke TPS dengan protokol kesehatan. Jika protokol kesehatan dijalankan dengan baik, insya Allah aman. Jadi masyarakat tak perlu khawatir,” kata Hamzah yang meminta KPU terus mengkampanyekan pilkada aman dengan protokol kesehatan. (rd/net)

 

Editor : Pebri Mulya