Beranda Politika Waras Gencar Sosialisasikan Program Pradi-Afifah

Waras Gencar Sosialisasikan Program Pradi-Afifah

0
Waras Gencar Sosialisasikan Program Pradi-Afifah
SOSIALISASI : Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Barat, Waras Wasisto saat sosialisasi kepada pengurus PC PMII Kota Depok di Margonda. FOTO : RICKY/RADAR DEPOK
waras gencar sosialisasi pradi
SOSIALISASI : Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Barat, Waras Wasisto saat sosialisasi kepada pengurus PC PMII Kota Depok di Margonda. FOTO : RICKY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Sebagai dewan yang masuk dalam Koalisi Depok Bangkit (KDB), Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Barat, Waras Wasisto terus gencar melakukan sosialisasi program Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Nomor Urut 1, Pradi Supriatna-Afifah Alia di Pilkada Depok 2020.

Kemarin, politikus hitam manis asal partai berlambang kepala banteng ini silaturahmi dengan Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kota Depok dan memaparkan program pemuda  dari Pradi-Afifah.

“Peran pemuda sangat penting bagi pembangunan Kota Depok. Tidak dapat dipungkiri mereka inilah penerus estafet pembangunan Kota Depok,” kata Waras kepada Radar Depok, Kamis (19/11).

Ia mengaku prihatin selama  15 tahun kepemimpinan partai sebelumnya, peran pemuda tidak dimaksimalkan. Bahkan bisa dikatakan dianggap tidak ada. Justru Pilkada Depok adalah momen anak muda di Depok untuk bangkit, menyatakan sikap, dan ikut serta menyukseskan Pilkada Depok 2020.

“Pemuda wajib dilibatkan dalam pemerintahan. Wadah yang mereka naungi harus di dukung, dan diperhatikan pemimpin kotanya, jangan didiamkan. Mereka ini kan generasi penerus bangsa, harus dirangkul,”  tutur Anggota Komisi 1 DPRD Jabar ini.

Waras pun memaparkan program dari pasangan nomor urut satu tersebut, untuk mendukung pemuda, di antaranya membangun pusat kebudayaan daerah, serta sekolah madrasah baru dan insentif bagi siswa berprestasi.

Berbicara mengenai pusat kebudayaan, ini adalah wadah untuk menaungi pemuda dalam berkreatifitas. Tidak adanya gedung kesenian di Kota Depok, membuat pemuda mencari wadahnya masing-masing. Ada ditaman kelurahan, fasus perumahan, atau disekolah dan kampusnya masing-masing.

“Dengan Pradi-Afifah akan ada pusat kebudayaan daerah, dimana pemuda dapat memanfaatkan fasilitas tersebut untuk meningkatkan kreatifitas yang dimiliki,” tandas Waras.