Minggu, Maret 7, 2021
Beranda Satelit Depok Warga RW11 Pondok Petir Dilatih Pemulasaran

Warga RW11 Pondok Petir Dilatih Pemulasaran

0
Warga RW11 Pondok Petir Dilatih Pemulasaran
KAFANI JENAZAH : Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Almuhajirin, RW11, Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari, memberi pelatihan pemulasaran jenazah kepada puluhan jamaah yang ada disana, Selasa (3/11). FOTO : INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK
pondok petir pemulsaran
KAFANI JENAZAH : Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Almuhajirin, RW11, Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari, memberi pelatihan pemulasaran jenazah kepada puluhan jamaah yang ada disana, Selasa (3/11). FOTO : INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, PONDOK PETIR Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Almuhajirin, RW11, Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari, memberi pelatihan pemulasaran jenazah kepada puluhan jamaah yang ada disana, Selasa (03/11).

Ketua DKM Masjid Almuhajirin, Muhamad Sabro mengatakan, kegiatan pelatihan ini dilakukan untuk memenuhi kuota petugas pemulasaran jenazah disana yang sepi peminat.

“Di wilayah kami masih jarang sekali ada orang yang bisa mengurus jenazah,” katanya kepada Radar Depok, Selasa (03/11).

Dia mengungkap, dalam kegiatan ini peserta diajari cara mengurus jenazah, mulai dari memandikan, mengafani, sampai dengan menguburkan. Sesuai dengan tata cara (kaifiyah) tuntunan syariat Islam.

“Kegiatan ini menghadirkan narasumber yakni Ustad Ikhwan Guntoro dan Ustad Farid dari LAZ Al Azhar,” bebernya.

Sementara itu, Ketua RW11 Pondok Petir, Harun mendukung diadakanya pelatihan ini. Dia mengungkapkan, ada 30 orang warganya yang ikut serta dalam pelatihan ini.

“Alhamdulillah antusias jamaah yang notabenenya warga RW 11 cukup baik, dengan dihadiri kurang lebih 30 orang jamaah, baik pria maupun perempuan,” terangnya.

Dia berharap, peserta pelatihan ini bisa menyerap ilmu dari pelatih dengan baik sehingga bisa membantu mengurus jenazah warga yang ada disana. “Insya Allah ilmunya akan bermanfaat buat masyarakat,” pungkasnya. (rd/dra)

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar

Editor : Pebri Mulya