Beranda Metropolis 169 Ular Dievakuasi Sepanjang 2020

169 Ular Dievakuasi Sepanjang 2020

0
169 Ular Dievakuasi Sepanjang 2020
EVAKUASI : Warga bersama dengan petugas berhasil menangkap ular di salah satu permukiman masyarakat. FOTO : ARNET/RADAR DEPOK
depok banyak ular
EVAKUASI : Warga bersama dengan petugas berhasil menangkap ular di salah satu permukiman masyarakat. FOTO : ARNET/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok mendata, sebanyak 169 satwa ular berhasil dievakuasi sepanjang tahun 2020, mulai dari bulan Januari hingga November. Evakuasi paling banyak dilakukan pada permukiman warga.

Kabid Penanggulangan Bencana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, Denny Romulo Hutauruk mengatakan, sesuai dengan catatan yang di rekap pihaknya, bulan januari adalah jumlah paling terbanyak yaitu sebanyak 33 ular dengan berbagai jenis.

“Iya itu menurut catatan kita. Kalau di bulan November ada sebanyak 20 ular. Kenapa Januari banyak karena masih dalam perpindahan musim dari hujan ke kemarau,” terangnya kepada Radar Depok.

Denny menjelaskan, evakuasi ular yang ditangkapun beragam, mulia dari kobra, anak kobra, piton, ular sawah, dan ada beberapa ular yang tidak berbahaya karena tidak memiliki bisa.

Terkait wilayah, pihaknya mencatat sepanjang bulan November, diantaranya Kecamatan Bojongsari dan Kecamatan Tapos. Hasilnya pun cukup mencengangkan karena terdapat telur cobra.

“Untuk telur kobra, kami dapat 10 telur di Kecamatan Bojongsari, dan di kecamatan tapos kami dapat satu induk kobra dan enam anak kobra,” beber Deni, Selasa (1/12).

Selain ular, Denny melanjutkan, penanganan satwa juga dilakukan pada monyet dan biawak. Banyak ditemukannya satwa tidak terlepas dari habibat aslinya yang terusik dengan pembangunan. Menurutnya, alih fungsi lahan yang mendorong satwa memasuki permukiman masyarakat.