KPM ke kelurahan meruyung
TERTIB : Salah satu KPM yang lupa melepas maskernya sedang dilayani ASN Meruyung, Rosilah sedang memverifikasi penerimaan bantuan, Selasa (29/12). FOTO : PUTRI/RADAR DEPOK
KPM ke kelurahan meruyung
TERTIB : Salah satu KPM yang lupa melepas maskernya sedang dilayani ASN Meruyung, Rosilah sedang memverifikasi penerimaan bantuan, Selasa (29/12). FOTO : PUTRI/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, MERUYUNG – Warga Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, Kota Depok begitu tertib saat masuk kelurahan, Selasa (29/12). Masker tak luput dikenakan 694 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Meruyung. Petugas yang memverifikasi, juga lengkap menggunakan alat pelindung diri (APD) hingga penerimaan dana bantuan sosia (Bansos) Rp100 ribu dari Provinsi Jawa Barat (Jabar).

Kepada Radar Depok, Lurah Meruyung, Lukman Zaelani mengatakan, kendati jumlahnya mencapai 694 KPM, pihak kelurahan sudah menyaisatinya saat pembagian Banprov. Jadi, setiap 20 KPM baru diperbolehkan masuk ke kelurahan. Sisanya masih menunggu diluar dengan berjarak sesuai bangku yang sudah disiapkan. Di Meruyung ada 694 KPM yang menerima banprov dari Jabar sebesar Rp100 ribu.

“Pemberian banprov berjalan tertib dan semoga warga dapat memanfaatkan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya,” jelasnya kepada Radar Depok, Selasa (29/12).

Dia berharap realisasi banprov dapat meringankan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari hari. Ditengah kondisi ekonomi yang relatif sulit, bantuan uang Rp100 ribu tentu sangat berarti bagi masyarakat kurang mampu.

“Semoga bantuan ini bisa bermanfaat,” katanya.

Salah satu petugas verifikasi data, Rosilah mengatakan, pendistribusian banprov menjelang tutup tahun, tentu akan sangat bermanfaat bagi warga. Sebentar lagi libur panjang, warga bisa manfaatkan uang banprov untuk membeli kebutuhan pokok buat stock libur panjang.

“Kami petugas juga sangat menerapkan protokol kesehatan (Prokes) dengan dilengkapi APD,” singkat perempuan yang juga ASN di Kelurahan Meruyung ini.

Masih dilokasi yang sama, salah satu KPM, A Nahrowi mengaku, sangat bersyukur dengan adanya bantuan ini. Walau hanya Rp100 ribu setidaknya pemerintah hadir untuk membantu warga.

“Besarnya memang tak seberapa, yang terpenting pemerintah perhatikan kami,” tandasnya. (rd/dis)

 

Jurnalis : Putri Disa

Editor : Pebri Mulya