Beranda Metropolis 776 Napi Kantongi Hak Pilih di Pilkada Depok

776 Napi Kantongi Hak Pilih di Pilkada Depok

0
776 Napi Kantongi Hak Pilih di Pilkada Depok
PENYERAHAN E-KTP: Ketua Disdukcpil Kota Depok, Nuraeni menyerahkan e-KTP dan Suket kepada warga binaan Rutan Kelas I, Cilodong, Depok. FOTO : ISTIMEWA
napi kantongi hak pilih
PENYERAHAN E-KTP : Ketua Disdukcpil Kota Depok, Nuraeni menyerahkan e-KTP dan Suket kepada warga binaan Rutan Kelas I, Cilodong, Depok. FOTO : ISTIMEWA

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok, membantu Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam pesta demokrasi pada 9 Desember mendatang. Caranya, dengan merekam e-KTP sejumlah nara pidana (Napi) di Rumah Tahanan  (Rutan) Kelas I Cilodong.

Kepala Disdukcapil Kota Depok, Nuraeni Widiyatti mengatakan, pihaknya telah menyerahkan e-KTP kepada warga binaan Rutan Kelas I Cilodong, Depok.

“Kami menyerahkan kepda mereka yang sudah terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT) KPU Kota Depok,” tuturnya kepada Radar Depok, Minggu (06/11).

Hal tersebut dilakukan agar para warga binaan rutan dapat memenuhi hak pilihnya, pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Selain itu, identitas ini sebagai data bagi rutan untuk memfasilitasi warga binaan. Agar dapat fasilitas BPJS ketika sakit dan proses administrasi lainnya.

Dia menceritakan, awalnya KPU mengirimkan surat pada awal Agustus kepada Disdukcapil Kota Depok. Surat tersebut berisi permohonan untuk melakukan identifikasi data penduduk rutan yang masuk ke dalam DPT 2020.

Kemudian, pada 19 sampai 26 Agustus, Disdukcapil melakukan identifikasi biometrik kepada warga binaan rutan yang berusia 17 tahun ke atas, atau sudah pernah menikah.

“Pada saat itu, ada tujuh orang yang belum melakukan perekaman. Dan 747 sudah merekam, tapi KTP-nya tidak dibawa ke rutan. Total ada 754 jadi,” jelasnya.

Pada waktu bersamaan, Disdukcapil Kota Depok melakukan perekaman kepada tujuh orang tersebut. Dan diserahkan kepada KPU Depok untuk dijadikan data DPT.