Beranda Satelit Depok Anak Jalanan Depok Diedukasi Soal Covid-19

Anak Jalanan Depok Diedukasi Soal Covid-19

0
Anak Jalanan Depok Diedukasi Soal Covid-19
PENGABDIAN : Tim pengabdian masyarkat SKSG UI sedang mengedukasi anak jalanan di Depok. FOTO : INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK
anak jalanan di edukasi
PENGABDIAN : Tim pengabdian masyarkat SKSG UI sedang mengedukasi anak jalanan di Depok. FOTO : INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, BEJI Tim Pengabdian Masyarakat yang diketuai dosen Sekolah Kajian Strategi dan Global Universitas Indonesia (SKSG UI), David Ronald Tairas, berkolaborasi dengan Pembina anak-anak jalanan di Kampung Lio Depok, Wirawan Yogyasono, memberi edukasi untuk menjaga kesehatan fisik dan psikis, di masa Pandemi Covid-19, Sabtu (5/12).

David mengatakan, edukasi dilaksanakan dengan menayangkan video edukasi yang sudah dibuat  mahasiswa SKSG UI dan para narasumber. Sosialisasi tersebut dihadiri oleh anak-anak jalanan yang menjalani sebagian besar kehidupan mereka di tengah padatnya lalu lintas Kota Depok, tanpa melakukan protocol kesehatan yang maksimal.

Dalam video yang ditayangkan tersebut, Mahasiswa SKSG UI menghadirkan Dini Arintawati selaku Dokter Umum RS Hermina Solo.

“Beliau (Dini Arintawati) mengatakan menjaga imunitas dan kebersihan diri menjadi sangat penting dilakukan pada masa pandemi ini. Sebagaimana menjaga kebersihan dan gaya hidup sehat merupakan poin penting ,” kata David.

Namun selain itu, ucap David,  ada hal lain yang tidak kalah penting untuk diperhatikan yaitu kesehatan mental, khususnya pada kalangan anak-anak jalanan. Menurut hasil jejak pendapat PEKA 1 Unicef Indonesia dan CIMSA Indonesia, dalam masa pandemic ini terdapat 38% dari 638 anak berusia 15-19 tahun yang mengalami tertekan oleh orangtuanya, 14% tertekan oleh gurunya, 13% tertekan oleh temannya, dan 5% tertekan oleh saudaranya.

Sementara itu, Dra.Wiwit Liftiani selaku Psikolog dan Pemerhati Keluarga, yang turut menjadi narasumber dalam acara tersebut, mengatakan  salah satu cara menjaga imunitas adalah dengan menjaga kesehatan mental dengan baik. Sehingga di situasi pandemic seperti saat ini, dimana segala aktifitas menjadi sangat terbatas, tidak menjadikan anak-anak jalanan merasa tertekan.

“Kesehatan mental bisa dimulai dari kesehatan spiritual, lalu lingkungan sekitarnya yang supportive dan dapat memberikan afirmasi yang positif.”

Di tempat yang sama, Perwakilan Tim Pengabdian Masyarakat SKSG UI, Anggit Pragusto menjelaskan, kegiatan tersebut diterima oleh anak-anak jalanan di Kampung Lio dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan seperti menjaga jarak dan menggunakan masker.