nina duduk pegang HP
BERI PENJELASAN: Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok, Nina Suzana saat ditemui di ruangannya, Kamis (17/12). FOTO : PUTRI/RADAR DEPOK
nina duduk pegang HP
BERI PENJELASAN : Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok, Nina Suzana saat ditemui di ruangannya, Kamis (17/12). FOTO : PUTRI/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok, tidak main-main dalam menggenjot pajak daerah di 2021. Salah satu langkahnya,  mengintegrasikan data Wajib Pajak (WP) Pusat dan daerah melalui kantor pelayanan pajak pratama.

Kepala BKD Kota Depok, Nina Suzana mengaku, berkomitmen untuk merealisasikan kenaikan perolehan pajak di tahun sebelumnya.

“Insha Allah kami komitmen. Karena sudah memiliki langkah program yang bisa dijalankan di 2021,” tuturnya kepada Radar Depok, Minggu (20/12).

Ada beberapa langkah yang akan dilakukannya. Antara lain mengintegrasikan data WP Pusat dan daerah melalui kantor pelayanan pajak pratama.

“Lalu integrasi sistem data dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ BPN RI. Agar mempermudah layanan kepada WP,” ujar Nina.

Selain itu, pihaknya nanti akan menerapkan pemberian barcode, demi mengoptimalisasikan pendapatan dari pajak reklame. Bersama Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Jawa Barat, akan mengoptimalkan dana bagi hasil melalui pajak kendaraan bermotor dan pajak lainnya.

Langkah terakhir yang disebutnya adalah meningkatkan kapasitas petugas pajak daerah. Yang disusun untuk mengoptimalkan hasil pajak daerah 2021.

“Jadi ada beberapa langkah yang sudah kami susun. Demi mengoptimalkan pendapatan pajak di tahun 2021. Semoga semua berjalan sesuai rencana. Dan bisa meningkatkan pendapatan pajak daerah 2021,” pungkasnya. (rd/dis)

 

Jurnalis : Putri Disa

Editor : Pebri Mulya