Anggota DPRD Kota Depok dari PKB, Babai Suhaimi
Anggota DPRD Kota Depok dari PKB, Babai Suhaimi
Anggota DPRD Kota Depok dari PKB, Babai Suhaimi
Anggota DPRD Kota Depok dari PKB, Babai Suhaimi

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Bicara aset tentu harus bermain angka. Kota Depok memiliki banyak aset yang dikemudian hari bisa digunakan untuk masyarakat. Berdasarkan data Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok, ada 6.805 bidang aset yang belum memiliki sertifikat.

Terkait hal itu, Anggota DPRD Kota Depok dari PKB, Babai Suhaimi mengatakan, sertifikasi aset terutama aset tanah, DPRD sejak awal mendorong hal tersebut. Serta mendorong penggunaan anggaran untuk mensertifikasi aset yang mutlak milik daerah.

“Kalau masih ada sekitar enam ribuan, itu tentu menjadi pertanyaan bagi saya sendiri di DPRD. Apa masalahnya hal tersebut belum disertifikasi. Entah proses administrasi yang belum kelar atau apa,” tuturnya kepada Radar Depok, Selasa (15/12).

Ia menilai, Pemkot Depok hrus lebih cepat melakukan sertifikasi aset. Agar tidak rawan terjadi tindakan pengalihan dan sebagainya.

“Dewan akan mengusulkan panitia khusus (pansus) aset, karena ini rawan sekali,” tegasnya.

Nantinya, pansus aset akan berfungsi mengetahui jalan atau tidaknya proses sertifikasi maupun perubahan sertifikasi.

“Tujuannya agar pemerintah daerah semakin tertib administrasi yang berkaitan dengan aset,” tambahnya.

Ia juga berharap setiap yang memimpin Kota Depok memiliki target berapa aset yang harus tersertifikaat ditahun kepemimpinannya.

“Misal ada enam ribu aset yang belum tersertifikat, jumlah tersebut harus dibagi lima tahun. Jadi masing-masing pertahun ada targetnya, agar saat kepemimpinannya selesai, tagetnya juga tercapai,” harapnya.

Selain itu lanjutnya, apabila target tersebut tidak tercapai harus diketahui apa masalah atau kendalanya. Kemudian bisa menjadi bahan evluasi ke depannya. Menurutnya, tidaklah sulit melakukan hal itu, karena BPN akan sangat mendukung hal tersebut.

“Apalagi kalau ada pansus aset, kami akan buat pola kerjasama, agar proses sertifikasinya mudah dan semakin baik,” tuturnya.