pemangkasan DLHK kota depok
PANGKAS : DLHK Kota Depok saat melakukan pemangkasan pohon di Jalan Juanda, Selasa (22/09). FOTO : DOK. RADAR DEPOK
pemangkasan DLHK kota depok
PANGKAS : DLHK Kota Depok saat melakukan pemangkasan pohon di Jalan Juanda, Selasa (22/09). FOTO : DOK. RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK Mencegah pohon tumbang. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok melakukan pemangkasan pohon di sejumlah titik rawan.

Kepala DLHK Kota Depok, Ety Suryahati mengatakan, pihaknya telah melakukan pemangkasan pohon secara rutin, dimulai dari Jalan Margonda Raya.

“Sebenarnya, pemangkasan pohon merupakan agenda rutin. Namun karena musim hujan, kami lebih ekstra,” tuturnya kepada Radar Depok, Senin (28/12).

Lebih lanjut, kata dia, titik lainnya, di Jalan Juanda, Jalan Kartini, dan Jalan Cipayung. “Untuk di Jalan Kartini sudah sebagian. Kalau Juanda dan Cipayung masuk ke Jembatan Serong itu sudah dipangkas semua,” tambah Ety.

Kemudian, tim DLHK akan menyusuri daerah sekitar Tanah Baru dan Jalan Kartini yang belum rampung. Baru nanti akan lanjut ke  daerah Pangkalanjati, Jalan Gandul, dan Krukut.

Disebutkannya, dalam satu hari terdapat dua tim yang mengerjakan pemangkasan pohon tersebut. Selain mengerjakan pemangkasan pohon, timnya juga melayani pemeliharaan melalui surat permohonan. Seperti SD ataupun puskesmas, yang memiliki haknya di Pemda.

“Dalam satu tim kami ada sekitar enam orang. Jadi, kalau dua tim ada 12 orang. Mereka kerja berdasarkan shift, dan bekerja dari Senin sampai Minggu,” jelasnya.

Dalam pemangkasan pohon, pihaknya juga membutuhkan pihak lain, seperti Dinas Perhubungan (Dishub) untuk mengatur lalu lintas. Dan bekerjasama dengan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) untuk mengatasi pohon yang tumbang.

“Kami dengan Damkar bekerjsama, sudah beberapa kali akhir-akhir ini kami menangani kasus pohon yang tumbang,” lanjutnya.

Di akhir percakapan, Ety mengatakan, target pemangkasan pohon di tahun 2020 adalah sampai titik Jalan Raya Tanah Baru. “Jadi, untuk daerah Gandul dan Pangkalan Jati akan dikerjakan mungkin di tahun 2021,” tutupnya. (rd/dis)

 

Jurnalis : Putri Disa

Editor : Pebri Mulya