vokasi UI ke Muhammadiyah
SUKSES :  Dosen dan beberapa mahasiswa Program Vokasi Universitas Indonesia (UI) jurusan Administrasi Keuangan dan Perbankan mengadakan Program Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat dengan judul Enviro School. FOTO : UI FOR RADAR DEPOK
vokasi UI ke Muhammadiyah
SUKSES :  Dosen dan beberapa mahasiswa Program Vokasi Universitas Indonesia (UI) jurusan Administrasi Keuangan dan Perbankan mengadakan Program Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat dengan judul Enviro School. FOTO : UI FOR RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Demi menyelesaikan permasalahan pengelolaan sampah secara holistik yang terdapat di MI Muhammadiyah 1 Depok. Segenap dosen dan beberapa mahasiswa Program Vokasi Universitas Indonesia (UI) jurusan Administrasi Keuangan dan Perbankan mengadakan Program Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat dengan judul “Enviro School : Upaya Penerapan Program Sustainable Development Goals (MDGs) Bagi Siswa Sekolah Dasar”. Kegiatan pengabdian masyarakat dengan skema AKSI Go Green UI Untuk Negeri tersebut, dilaksanakan  di MI Muhammadiyah 1, Kecamatan Beji Timur, Kota Depok, Jawa Barat, Jumat (04/12).

Salah satu dosen UI, Vindaniar Yuristamanda Putri menjelaskan, Kegiatan Enviro School ini merupakan lanjutan dari kegiatan pendampingan bank sampah, yang telah dijalankan Mahasiswa Program Studi Administrasi Keuangan dan Perbankan pada tahun 2019 lalu. Tahun ini, tim AKSI Go Green UI berfokus pada penyediaan fasilitas pemilahan sampah organic dan non-organik yang sebelumnya belum memadai di MI Muhammadiyah 1, Beji Timur. Tujuan Program ini agar kebersihan lingkungan sekolah tetap terjaga serta melatih kedisiplinan para siswa akan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Sehingga, mereka menjadi terbiasa untuk selalu membuang sampah sesuai dengan jenis sampah tersebut.

“Selain penyediaan fasilitas tempat sampah organik dan non-organik, tim AKSI Go Green UI juga menempatkan poster di tiap-tiap kelas. Agar para siswa senantiasi mengingat sampah-sampah mana saja yang tergolong organic dan mana saja yang tergolong non-organik” tutur Vinda.

Kepala MI Muhammadiyah 1 Depok, Syuaisa menyambut baik program ini. Dia menjelaskan, proses pemilahan sampah saat ini telah berjalan cukup baik. Namun, hasil dari pemilahan sampah tersebut tidak ditangani lebih lanjut sampai proses daur ulang. Sehingga sampah sampah yang siap di daur ulang tersebut terbuang begitu saja. Menurutnya, kebersihan sangat penting dalam menjaga kesehatan dan kenyamanan lingkungan sekolah. Karena kebersihan diri dan lingkungan adalah aspek utama dalam keimanan Islam. Para siswa masih belum sadar akan pentingnya menjaga kebersihan. Dia pun telah melakukan berbagai cara, agar para siswa dapat menjaga lingkungan sekolah dengan tidak membuang sampah sembarangan.