Minggu, Februari 28, 2021
Beranda Satelit Depok Gugus Tugas PKDRT Cimanggis Validkan Data Jumlah KDRT

Gugus Tugas PKDRT Cimanggis Validkan Data Jumlah KDRT

0
Gugus Tugas PKDRT Cimanggis Validkan Data Jumlah KDRT
GIAT : Sosialisasi gugus tugas Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT) dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), di aula Kantor Kecamatan Cimanggis, Rabu (30/12). FOTO : LULU/RADAR DEPOK
Data KDRT kecamatan cimanggis
GIAT : Sosialisasi gugus tugas Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT) dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), di aula Kantor Kecamatan Cimanggis, Rabu (30/12). FOTO : LULU/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, CIMANGGIS – Kecamatan Cimanggis membentuk Gugus Tugas Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT) dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Anggota gugus tugas Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT) dan Tindak Pidanan Perdagangan Orang (TPPO), Dewi Ikawati menjelaskan, pihaknya mensosialisasikan hal ini sampai ke tingkat kecamatan untuk dibentuk.

“Karena memang, seluruh Camat masuk dalam gugus tugas dan sebagai koordinator di masing-masing wilayah tersebut,” ucapnya kepada Radar Depok, Rabu (30/12).

Pihaknya menjelaskan, saat pandemi virus Korona (Covid-19) banyak kegiatan yang tertunda, termasuk sosialisasi program tersebut.

“Sehingga, ini baru bisa dilaksanakan dan harus segera dibentuk,” terangnya.

Di tempat yang sama, Sekretaris Kecamatan Cimanggis, Abdul Mutolib menerangkan, sosialisasi ini nanti implementasinya adanya Surat Keputusan (SK) dari Camat terkait gugus tugas ini.

“Karena memang kemarin belum intens, sehingga kami belum memiliki data valid untuk KDRT khususnya di Kecamatan Cimanggis,” terangnya.

Abu-sapaan akrabnya- menjelaskan, beberapakali memang sudah ada laporan masyarakat terkait kekerasan, dan langsung dilaporan ke tingkat Kota untuk segera ditangani.

“Semoga dengan terbentuknya gugus tugas ini, kami bisa memiliki data yang valid terhadap kasus kekerasan di wilayah Cimanggis dan bisa memutusnya agar tak ada lagi kasus serupa,” pungkasnya. (rd/tul)

 

Jurnalis : Lutviatul Fauziah

Editor : Pebri Mulya