Guru berprestasi kota depok UI
PRESTASI : Guru SD Tunas Iblam Kota Depok, Dwi Yulianti saat menjelaskan konten video kreatifnya dalam kompetisi "Guru Kreatif Pahlawan Perjuangan Covid-19" hingga menyabet Juara pertama. FOTO : FKUI FOR RADAR DEPOK
Guru berprestasi kota depok UI
PRESTASI : Guru SD Tunas Iblam Kota Depok, Dwi Yulianti saat menjelaskan konten video kreatifnya dalam kompetisi “Guru Kreatif Pahlawan Perjuangan Covid-19” hingga menyabet Juara pertama. FOTO : FKUI FOR RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Guru Sekolah Dasar (SD) Kota Depok menyabetnya dalam kompetisi “Guru Kreatif Pahlawan Perjuangan Covid-19” yang diadakan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI).

Ialah Dwi Julianti yakni Guru SD Tunas Iblam Kota Depok. Dirinya berhasil menyabet gelar juara dalam kompetisi tersebut, setelah mampu membuat konten video kreatif yang mencontohkan pengajaran daring yang menarik perhatian siswa serta menyisipkan banyak materi edukasi mengenai virus Korona (Covid-19).

Selain itu, Dwi Juliati juga dinilai mampu menerapkan kegiatan bersama siswa dan orang tuanya untuk membuat video edukasi menarik yang dipasang di media sosial sehingga, mengingatkan orang-orang terdekatnya. 

Hebatnya, Dwi Julianti berhasil mengungguli guru-guru lainnya yang berasal dari sekolah di berbagai penjuru Nusantara.

Ketua pelaksana kegiatan tersebut, Aria Kekalih menjelaskan, kompetisi itu merupakan penutup dari rangkaian webinar pelatihan dan pendampingan online kepada guru untuk mampu secara mandiri membuat video edukatif yang menarik. 

“Beberapa kegiatan yang dicontohkan pemenang terlihat sederhana, namun yang menyebabkan mereka terpilih sebagai juara adalah kesungguhan mereka dalam mendokumentasi kegiatan serta merangkum semuanya dalam video yang menarik. Sehingga, bisa dicontoh guru-guru yang lain,” lanjut Aria, Rabu (20/12)

Menurut Aria, peran guru sangatlah penting, mengingat, masih banyak kekeliruan pelajar terhadap Covid-19. Termasuk kelompok yang pemahamannya masih banyak yang salah mengenai Covid-19 sesuai hasil riset yang pernah saya presentasikan.

Lebih lanjut, Aria memaparkan, kegiatan diawali dari bulan Juli sampai November 2020 berupa serial webinar I-III berisikan materi persiapan guru dan orangtua murid untuk pembelajaran online dalam kondisi pandemi.

“Materi yang disampaikan terkait bagaimana disiplin protokol Covid-19 di Sekolah dalam kondisi daring dan luring, serta bagaimana menjaga kesehatan mental anak murid dan orang tua.  Peserta kegiatan mencakup seluruh Indonesia meliputi  Banda Aceh, Pontianak, Jakarta, Surabaya, Palu, Dompu Nusa Tenggara bahkan Jayapura,” terang Staff Pengajar FKUI tersebut.

Aria berharap, melalui kegiatan ini guru pemenang dapat menginspirasi siswa, sesama guru lingkungan sekolah dan orang tua murid agar tetap waspada dalam antisipasi semester pendidikan baru tahun 2021.

“Terutama, setelah Mendikbud memperbolehkan kegiatan belajar tatap muka di tahun 2021 apabila kondisi memungkinkan. Cuplikan terbaik dari video guru pemenang beserta dokumentasi kegiatan webinar dapat dilihat di channel youtube e-learning IMERI-FKUI, diharapkan untuk bisa dicontoh oleh guru guru di seluruh Indonesia,” pungkasnya. (rd/arn)

 

Jurnalis : Arnet Kelmanutu

Editor : Pebri Mulya