Beranda Politika Idris-Imam Ingin Pemuda jadi Subjek Pembangunan

Idris-Imam Ingin Pemuda jadi Subjek Pembangunan

0
Idris-Imam Ingin Pemuda jadi Subjek Pembangunan
PRO PEMUDA : Calon Wakil Walikota Nomor Urut 2, Mohammad Idris-Imam Budi Hartono saat sosialisasi bersama sejumlah kaum milenial di Kota Depok. FOTO : ISTIMEWA
idris imam ingin pemuda
PRO PEMUDA : Calon Wakil Walikota Nomor Urut 2, Mohammad Idris-Imam Budi Hartono saat sosialisasi bersama sejumlah kaum milenial di Kota Depok. FOTO : ISTIMEWA

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Memiliki pengalaman dan kualitas. Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Nomor Urut 2, Mohammad Idris-Imam Budi Hartono, memiliki kepedulian dan perencanaan untuk menjadi pemuda Kota Depok maju.

Bahkan, kandidat yang diusung Koalisi Tertata Adil Sejahtera (TAS) ini membuat program yang pro pemuda agar mereka  pemuda di Kota Depok tidak lagi menjadi objek pembangunan, tapi menjadi subjek pembangunan.

“Kenapa harus apatis terhadap politik, jika memang kebermanfaatan terlihat. Karena, kami Idris-Imam kedepannya tidak ingin anak-anak muda bukan menjadi objek pembangunan, melainkan subjek pembangunan,” kata Calon Wakil Walikota Nomor Urut 2, Imam Budi Hartono.

Bagi politikus PKS yang dikenal dekat dengan kegiatan dan organisasi kepemudaan ini, pemuda harus diberikan ruang kreativitas. Sehingga, jiwa muda dan pencarian jati diri mereka dapat disalurkan ke arah positif dan bermanfaat untuk pembangunan kota.

“Pemuda harus mengisi kemerdekaan dengan berbagai kegiatan positif dan bermanfaat. Sehingga, mereka perlu kita bina, dibina agar menjadi pemimpin generasi selanjutnya, mereka kan calon-calon pemimpin masa depan,” ujar Imam yang juga Wakil Ketua Karang Taruna (Katar) Provinsi Jawa Barat ini.

Imam yang memiliki pengalaman di legislatif lebih dari 20 tahun ini pun menilai, bukan perkara yang sulit untuk memberdayakan pemuda dan menjadikan mereka sebagai subjek pembangunan. Bahkan, Paslon Nomor Urut 2 sendiri telah memasukan program  untuk membuat pemuda mandiri dan sejahtera.

“Kami ada program mencetak 5.000 pengusaha/startup baru dan 1.000 pengusaha perempuan. Selain itu, juga ada pembinaan bagi pemuda Rp50 juta per kelurahan yang masuk dalam program dana Rp5 miliar per kelurahan, yang nanti diusulkan dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang),” katanya.

Imam mengungkapkan, dirinya memang besar, dari dari SMA hingga kuliah aktif digerakan sosial kemasyarakatan. Sehingga, paham betul apa yang menjadi kebutuhan pemuda. Jadi, jika diamanahkan memimpin Kota Depok, Idris-Imam pun memberikan ruang dan menggandeng pemuda dalam pembangunan.