Beranda Politika Idris-Imam Siap Perjuangkan Aspirasi Mahasiswa

Idris-Imam Siap Perjuangkan Aspirasi Mahasiswa

0
Idris-Imam Siap Perjuangkan Aspirasi Mahasiswa
KONTRAK POLITIK : Calon Wakil Walikota Nomor Urut 2, Imam Budi Hartono menunjukan kontrak politik dari Aliansi BEM se-Kota Depok yang sudah ditandatangani. FOTO : ISTIMEWA
imam budi bersama mahasiswa
KONTRAK POLITIK : Calon Wakil Walikota Nomor Urut 2, Imam Budi Hartono menunjukan kontrak politik dari Aliansi BEM se-Kota Depok yang sudah ditandatangani. FOTO : ISTIMEWA

 

RADARDEPOk.COM, DEPOK – Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Nomor Urut 2, Mohammad Idris-Imam Budi Hartono di Pilkada Depok 2020 siap memperjuangkan aspirasi dari mahasiswa. Hal tersebut dibuktikan dengan penandatangan kontrak politik yang disodorkan Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kota Depok kepada Calon Wakil Walikota Nomor Urut 2, Imam Budi Hartono.

“Ini agenda bertemu dengan BEM se-Kota Depok, dari UI (Universitas Indonesia) dan SEBI,” kata Imam Budi Hartono.

Mantan Alumni UI ini mengungkapkan, perwakilan dari Aliansi BEM se-Kota Depok menemui dirinya. Sebab, acara debat publik yang semula dijadwalkan di UI tidak jadi, lantaran salah satu peserta Pilkada berhalangan hadir.

“Sehingga, mereka akhirnya datang menemui saya untuk diskusi dan menawarkan kesepakatan terkait hal-hal yang akan diperjuangkan, ketika menjadi Walikota dan Wakil Walikota Depok,” tutur Imam.

Dari pertemuan tersebut, mantan Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat ini pun disodorkan untuk menandatangani kontrak politik dari Aliansi BEM se-Kota Depok.

“Setelah saya baca, memang sejalan dengan program dari Paslon Nomor Urut 2, Idris-Imam yang ingin mewujudkan Depok Maju, Berbudaya dan Sejahtera. Alhamdulillah, kami memiliki kesepemahaman dan akhirnya saya bersedia menandatangani kontrak politik tersebut,” tegas Imam.

Adapun kontrak politik yang disodorkan dari Aliansi BEM se-Kota Depok, yakni menurunkan angka stunting dan TBS di Kota Depok, menjamin tersediannya sarana prasarana dan tenaga mendis yang memadai untuk penanganan pancemi Covid-19.

Kemudian, melakukan promotif kesehatan mental dan meningkatkan layanan kesehatan mental di Kota Depok, meninjau kembali rencana induk dan studi kelayakan persampahan serta memperbaiki sistem pengolahan sampah Kota Depok.

Selanjutnya optimalisasi E-Goverment, kemudahan berusaha UMKM dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Depok. terakhir, menjamin transparansi dan partisipasi pemangku kepentingan dalam perencanaan, penyusunan, pengawasan, serta evaluasi tata ruang Kota Depok.