Beranda Metropolis Lebih Dekat dengan Komunitas Crafter Depok : Produk Cantik, Unik, Berdaya Jual Tinggi (2)

Lebih Dekat dengan Komunitas Crafter Depok : Produk Cantik, Unik, Berdaya Jual Tinggi (2)

0
Lebih Dekat dengan Komunitas Crafter Depok : Produk Cantik, Unik, Berdaya Jual Tinggi (2)
KREATIF: Anggota komunitas Crafter Depok menunjukan produk Upcycle boneka dari koran bekas. FOTO : ISTIMEWA
crafter depok 2
KREATIF : Anggota komunitas Crafter Depok menunjukan produk Upcycle boneka dari koran bekas. FOTO : ISTIMEWA

 

Untuk menghasilkan karya seni dibutuhkan ide, baik dari diri sendiri maupun lingkungan. Bermodalkan bahan-bahan mudah didapat, mereka mengolahnya menjadi kreasi yang memiliki daya jual.

Laporan: Daffa Andarifka Syaifullah

RADARDEPOK.COM – Tujuh tahun komunitas Crafter Depok mewadahi anggotanya. Berbagi pengetahuan, mengekspresikan ide bersama, dan keinginan berkembang dalam menghasilkan karya.

Beragam produk kreatif telah dihasilkan. Baik perlengkapan gaya hidup, aksesoris dan homedecor diolah dari tangan kreatif. Mereka menggolongkan beragam hasil craft kedalam delapan divisi berdasarkan cara pembuatannya.

“Delapan divisi itu ada Divisi Rajut, Divisi Lukis, Divisi Jahit, Decoupage, Sulam, Upcycle (kreasi dari barang daur ulang), aksesoris, dan kriyaneka,” ujar Ketua Komunitas Crafter Depok, Lilis saat dihubungi Radar Depok.

Produk-produk hasil olahan tangan para anggota Crafter Depok ini terbilang cukup unik. Mengingat mereka menyulap bahan yang ada menjadi suatu kreasi untuk menghasilkan pundi rupiah. “Produk yang dihasilkan member semuanya unik, keren, cantik dan berdaya jual tinggi. Kualitas bagus, model tidak pasaran,” bebernya.

Contohnya produk Kalung batu buatan H20 oleh Fahdyna Hadi. Dari Tiga bahan sederhana, seperti batik, batu, dan kawat saja, ia ciptakan kalung batu cantik berwarna-warni. Ada juga boneka dari bahan baku kertas bekas yang di linting untuk membentuk boneka, memanfaatkan tisu decoupage dan box bekas sebagai packaging karya Upcycle dari Daisy De Flora. Dan satu lagi, boneka lucu berbentuk kelinci hasil rajutan bernama pinky bunny dari brand Rajutan Weni.

“Dalam memproduksi produk handmade, kami prioritaskan kepuasan customer akan produk limited edition,” terangnya.

Hingga saat ini, 130 orang sudah tergabung ke dalam Crafter Depok. Banyak kegiatan yang telah dilakukan, seperti kopi darat tiga bulan sekali, mengikuti kegiatan pelatihan dan bazaar yang diadakan Pemkot Depok, maupun event Inacraft. (*)

 

Editor : Pebri Mulya