Beranda olahraga Mengenal Atlet Muda Tekwondo Kota Depok : 17 Pertandingan 12 Kali Menang (1)

Mengenal Atlet Muda Tekwondo Kota Depok : 17 Pertandingan 12 Kali Menang (1)

0
Mengenal Atlet Muda Tekwondo Kota Depok : 17 Pertandingan 12 Kali Menang (1)
KEREN: Pertandingan atlet Taekwondo Kota Depok, Adam Yazid Ferdyansyah di salah satu pertandingan, beberapa watu lalu. FOTO : ISTIMEWA
atlet taekwondo depok 1
KEREN : Pertandingan atlet Taekwondo Kota Depok, Adam Yazid Ferdyansyah di salah satu pertandingan, beberapa watu lalu. FOTO : ISTIMEWA

 

Tekwondo merupakan seni bela diri yang asalnya dari Korea, kini sudah tidak asing di Indonesia. Namun saat ini, banyak generasi muda di Kota Depok yang punya potensi, serta peluang dalam bela diri tersebut.

Laporan: Putri Disa Kiftiani

RADARDEPOK.COM – Siang hari yang cukup terik, pada Rabu (2/12) terdapat dering telfon. Suara di seberang sana mulai mengucapkan salam. Ternyata dia adalah Adam Yazid Ferdyansyah. Seorang tentara sekaligus atlet Taekwondo.

Setelah mengucap salam dan mengenalkan diri, Adam mulai bercerita tentang perjalanan hidupnya. Perlu diketahui, sejauh ini Adam telah mengikuti 17 pertandingan Taekwondo, 12 di antaranya dia taklukkan.

Dengan bangga, dia menyebutkan perlombaan apa saja yang pernah dimenangkan olehnya. Antara lain, Popda Jabar di Bandung 2014, Juara 2 Kendal Open di Jawatengah 2014, Juara 1 Upi challenge di Bandung 2015, Juara 2 Chuncheon Korea open 2015, Juara 3 Popnas Jabar di Bandung 2015, Juara 2 Prapon Jabar di jakarta 2015, Juara 1 Kejurda Jabar di Kab. Bogor 2016, Juara 1 Jeonju Korea Open 2016, Juara 1 PON Jabar di Bandung 2016, Juara 3 Kejurnas Senior di jakarta 2017, Juara 2 Porda Jabar di Kab. Bogor 2018, dan Juara 1 Prapon Papua di Banten 2019.

Tidak disangka, Adam yang begitu banyak memiliki prestasi di bidang taekwondo. Ternyata dulunya tidak tertarik dengan dunia taekwondo. Adam menjelaskan, dulu saat berada di bangku Sekolah Dasar sempat ditawari untuk ikut bela diri taekwondo.

Namun, saat itu Adam lebih memilih sepakbola. Tak main-main, saat itu Adam bahkan ikut sekolah non-formal Sekolah Sepak Bola (SSB) di Persikabo.

“Tapi pilihan sepakbola itu akhirnya cuma sebentar, karena udah mau lulus SD juga,” ujar Adam.

Kemudian, di tahun 2012 Adam masuk sekolah ke jenjang yang lebih tinggi. dia bersekolah di SMP yang tak jauh dari rumahnya. Yaitu SMP Baktijaya, Tapos. Saat itu hatinya mulai berpindah. Kalau sebelumnya memilih sepakbola, sekarang memilih taekwondo untuk menunjang ekstrakulikulernya.