thosix barber santunan
ULANG TAHUN: Thosix Barber yang sudah berdiri 1 tahun mengadakan acara santunan anak yatim dan panti asuhan. FOTO : ADENA/RADAR DEPOK
thosix barber santunan
ULANG TAHUN : Thosix Barber yang sudah berdiri 1 tahun mengadakan acara santunan anak yatim dan panti asuhan. FOTO : ADENA/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pandemi belum berakhir, tapi nyatanya bantuan sosial dan santunan-santunan terus dilakukan oleh masyarakat. Pandemi bukan alasan buat menghalangi berbagi terhadap sesama. Baru-baru ini Thosix Barber mengadakan milad atau ulang tahun yang ke-1.

Thosix Barber menginjak usia 1 tahun, untuk memeriahkannya diadakan acara berupa santunan anak yatim dan panti asuhan di Kedai Thosix yang berlokasi di Jalan Raya Muchtar, Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan, Depok. Bahkan sekelas kedai millenial pun ingin acara ulang tahunnya dimeriahkan oleh anak yatim.

“Sudah berjalan 1 tahun dari 2019, karena itu juga kami juga ngumpul silaturahmi dalam rangka 1 tahun sudah berjalannya usaha barber kita,” ujar Owner Thosix Barber, Andi Irwanda, kepada Radar Depok.

Andi menjelaskan, karena masih pandemi Covid-19 maka dari itu sebisa mungkin menghindari kerumunan. Acara ulang tahun Thosix Barber dihadiri oleh tokoh-tokoh masyarakat seperti RW 10, perwakilan RT setempat, pimpinan-pimpinan ormas kemudaan, dan 10 anak yatim serta panti asuhan juga didampingi oleh 2 pembimbing.

“Memang dalam rangka hari jadinya barber thosix jadi kami memberikan santunan kepada anak-anak yatim,” lanjutnya.

Andi menambahkan, sebelumnya juga sudah melaksanakan santunan yatim dan panti asuhan pada saat grand opening Kedai Thosix 2020. Ini yang kedua kalinya Thosix mengundang anak yatim dan panti asuhan. Acara ulang tahun Thosix Barber dimerdukan dengan doa anak-anak yatim agar Thosix selalu berdiri gagah meskipun sedang pandemi.

Acara diakhiri dengan memberi bingkisan dan amplop berisi sejumlah uang untuk 10 orang anak yatim tersebut. Tujuannya untuk berbagi berkah dan demi kehidupan di panti asuhan anak-anak yatim tersebut.

“Acara ini tema besarnya adalah ingin mempererat tali silaturahmi bersama warga lingkungan kita, karena memang beberapa kali kita punya tujuan besar itu adalah bagaimana membangun usaha kemandirian di lingkungan kita. Jadi beberapa karyawan kita itu memang masyarakat lingkungan sini, jadi kalo kami merasa bahwa untuk memajukan suatu suatu daerah itu salah satunya adalah bagaimana membangun usaha mandiri dari warga setempat itu sendiri,” tuturnya. (rd/mg4)

 

Jurnalis : Adena

Editor : Pebri Mulya