oemah kosno tempati rumah dermawan
BERKAH: Omah Koesno bersama cucu serta cicitnya saat melihat rumah yang dipinjam tempatkan secara gratis dari seorang dermawan di Perumahan Radar Auri, Kelurahan Cisalak Pasar, Kecamatan Cimanggis. FOTO : ARNET/RADAR DEPOK
oemah kosno tempati rumah dermawan
BERKAH : Omah Koesno bersama cucu serta cicitnya saat melihat rumah yang dipinjam tempatkan secara gratis dari seorang dermawan di Perumahan Radar Auri, Kelurahan Cisalak Pasar, Kecamatan Cimanggis. FOTO : ARNET/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Istri ajudan Presiden RI pertama Bung Karno, yaitu Omah Koesno yang tinggal di sebuah rumah kontrakan di RT06/01 Kelurahan Cisalak Pasar, Kecamatan Cimanggis, bersama anak dan cucunya.

Kini sudah bisa menempati sebuah rumah di kawasan Perumahan Radar Auri, Cisalak Pasar, Kecamatan Cimanggis. Rumah yang jauh dari kata layak tersebut diberikan dari salah seorang dermawan.

Cucu Omah Koesno, Roland Hanziano yang merawat serta mengurusi segala urusan omah mengatakan bahwa rumah tersebut akan ditempati selama satu tahu ke depan, tanpa ada biaya uang sewa alias gratis.

“Kamar tidur ada empat dan luas kurang lebih 200 meter. Alhamdulillah pak. Seharusnya ini menjadi peran negara, dalam membantu dan merawat para pahlawan,” ungkap Roland kepada Radar Depok, Senin (14/12).

Seorang dermawan tersebut, dikatakan Roland mempersilakan omah menempati kediamannya agar dapat buang air secara duduk, sebab selama ini omah selalu buang air secara berdiri karena toilet di kontrakan jongkok. Sedangkan omah yang hampir berusia satu abad sudah tidak bisa berbuat banyak, mengingat kondisi kesehatannya yang sudah senja.

“Iya itu alasannya. Orang itu kasihan sama omah, seorang pahlawan tapi tinggal di kontrakan. Makanya dia bersedia rumahnya ditempati omah,” jelasnya.

Sebelumnya, tepat di hari pahlawan, Walikota Depok Mohammad Idris menyambangi kontrakan omah Koesno. Dikatakan Roland, saat itu Idris datang bersama ajudannya, dan merasa kaget ada seorang pahlawan hampir berusia 100 tahun tinggal di Depok, tanpa ada perhatian dari pemerintah.

“Pak Idris juga tahu keberadaan Omah dari berita Radar Depok. Dia di kasih tahu sama ajudannya setelah baca berita,” terang Roland.