pegadaian salurkan DKS
BANSOS: PT Pegadaian (Persero) membagikan bantuan sosial kepada 5 kelompok yang berhak. FOTO : ADENA/RADAR DEPOK
pegadaian salurkan DKS
BANSOS : PT Pegadaian (Persero) membagikan bantuan sosial kepada 5 kelompok yang berhak. FOTO : ADENA/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – PT Pegadaian (Persero) adakan acara Penyerahan Dana Kepedulian Sosial (DKS) oleh Kantor Wilayah (Kanwil) 8 Jakarta 1. Acara tersebut juga merupakan program dari Pegadaian Peduli, dimulai dari sosialisasi mengenai bantuan yang diberikan kemudian dilakukannya pemberian bantuan sosial kepada yang berhak menerima. Acara berlokasi tepatnya di Kafe The Gade, Jalan Siliwangi no7, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoranmas. Kali ini ada 5 kelompok yang menerima bantuan.

“Bantuan sosial yang diberikan adalah murni bantuan dari kita untuk masyarakat, dalam rangka hadirnya BUMN khususnya Pegadaian untuk masyarakat,” ujar Pemimpin Kanwil 8 Jakarta 1, Edi Sarwono, kepada Radar Depok.

Bantuan sosialnya berbagai macam untuk masing-masing 5 perwakilan kelompok, yaitu bantuan sarana kegiatan belajar dan mengajar untuk Kontrakan Qur’an Mushab bin Umair Jatisampurna Bekasi, bantuan sembako untuk Pondok Pesantren Roudhotul Qur’an Babelan Bekasi, bantuan alat perangkat dan sound system untuk Gereja Sidang Jemaat Allah Duren Jaya Bekasi Timur, bantuan alat pencegahan Covid-19 untuk warga RW18 Kelurahan Sukatani Tapos Depok, dan bantuan peralatan masak untuk UMKM Dapur Umum Pawon Fadiin. Total dana yang dikeluarkan kurang lebih Rp175 jutaan.

“Sebenarnya kami mempunyai alokasi tentunya tidak bisa semua masyarakat bisa mendapatkannya. Tapi kami akan bergantung dari skala prioritas dan dari proposal yang masuk ke Pegadaian kanwil 8 Jakarta 1 lalu kami survei tingkat kebutuhannya sampai baru nanti kita realisasikan sesuai dengan ketersediaan anggaran yang ada,” tegasnya.

Minggu lalu, Pegadaian Peduli juga mengadakan bantuan sosial di Kecamatan Cigedug, Bogor untuk 4 penerima bantuan yang sasarannya adalah seperti sekolah-sekolah dan yayasan. Lalu ada juga Bina Lingkungan Desa Sukaraksa berupa penghijauan sebesar Rp44 juta, sembako bencana tanah longsor Rp52 juta. DKS di Baitul Ilmi sebesar Rp45 juta, Baitul Ilmi (PKBM) Lestari Rp50 juta.

“Harapan kedepan, masyarakat luas supaya tahu dan mendapatkan manfaat keberadaan BUMN. BUMN itu salah satunya adalah PT perusahaan persero adalah penerusan bela negara yang 100 persen miliknya pemerintah. Adanya BUMN ini harus bisa dirasakan langsung selain kita memberikan layanan terkait dengan tugas pokok fungsi persero yaitu menyalurkan uang peminjaman, tapi eksistensi BUMN itu harus langsung juga bisa berdasarkan dengan fungsi sosialnya,” tutupnya. (rd/mg4)

 

Jurnalis : Adena

Editor : Pebri Mulya