kelanjutan demo pekerja depok
GELAR AKSI: Sejumlah pekerja melakukan aksi unjuk rasa lanjutan di depan PT. Tang Mas, di Jalan Raya Bogor KM 34,5, Kamis (17/12). FOTO : LULU/RADAR DEPOK
kelanjutan demo pekerja depok
GELAR AKSI : Sejumlah pekerja melakukan aksi unjuk rasa lanjutan di depan PT. Tang Mas, di Jalan Raya Bogor KM 34,5, Kamis (17/12). FOTO : LULU/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Ratusan pekerja dari PT. Tang Mas di Jalan Raya Bogor kembali melakukan aksi unjuk rasa, menyampaikan sejumlah tuntutan agar hak para pekerja dipenuhi oleh perusahaan, Kamis (17/12).

Ketua Serikat Pekerja PT Tang Mas, Ali Suhendar mengatakan, sekitar 400 buruh yang ikut dalam aksi demo ini terdiri dari karyawan aktif, dan karyawan yang sudah dilakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) tahap satu dan dua.

“Tuntutan kami bukan hanya untuk pekerja aktif, melainkan juga pekerja yang sudah di PHK tetapi belum diberikan haknya hingga saat ini,” ungkap Ali kepada Radar Depok, Kamis (17/12).

Ali menegaskan, aksi demo ini akan terus berlanjut hingga Jumat (18/12). Jika belum ada itikad baik dari perusahaan, maka para pekerja akan mendatangi langsung rumah pemilik perusahaan atau Owner.

“Jika sudah kami datangi, tetapi belum ada perubahan juga, maka kami akan bawa keluarga dan kembali datangi rumah pemilik perusahaan,” tegas Ali.

Tidak hanya itu, menurut Ali, BPJS karyawan aktif juga sampai saat ini belum dibayarkan dan sudah hampir dua tahun. “Jika diakumulasi, sejumlah karyawan aktif dan selama hampir dua tahun maka estimasinya sekitar Rp2 miliar yang belum dibayarkan,” terang Ali.

Meski begitu lanjut Ali, gaji selama dua bulan sudah dibayarkan sebesar 50 persen. Tetapi mereka tetap memperjuangkan hak-haknya yang belum dipenuhi perusahaan.

“Kemarin gaji dua bulan kami sudah dibayarkan, tetapi hanya 50 persen. Kami tetap melanjutkan perjuangan demi kesejahteraan karyawan aktif ataupun yang sudah tidak aktif. Karena karyawan yang sudah PHK belum dibayarkan sama sekali haknya,” lanjutnya.

Ali menilai persoalan ini sudah klimaks, karena beberapa kali sudah bersurat dan meminta duduk bareng tetapi tidak ditanggapi.