Beranda Utama Pertambahan Penderita AIDS Depok Didominasi Homo Seksual

Pertambahan Penderita AIDS Depok Didominasi Homo Seksual

0
Pertambahan Penderita AIDS Depok Didominasi Homo Seksual

ilustrasi pita aids

 

RADARDEPOk.COM, DEPOK – Homo seksual jadi biang kerok pertambahan kasus orang dengan HIV/AIDS di Kota Depok. Sepanjang 2020 tercatat ada 60 jiwa yang terpapar virus mematikan tersebut. Bila di kalkulasikan saat ini jumlah orang dengan HIV/AIDS di Depok sudah 1.200 jiwa.

Ketua Komisi Peduli AIDS (KPA) Kota Depok, Khaerudin mengatakan, di tahun  2019 sampai 2020 terdapat kenaikan jumlah penderita HIV/AIDS sebesar lima persen. “Ada kenaikan sebesar 60 orang dari 2019 yang berjumlah 1.140 orang kini berjumlah 1.200 orang,” kata Khoirudin kepada Radar Depok, Selasa (1/12).

Dia mengungkapkan, dari 1.200 orang penderita, hanya 700 orang yang terdata melakukan pengobatan di Depok. Sedangkan sisanya berobat di wilayah luar Depok, seperti Jakarta, Bogor, dan Tangerang.

“Di Depok fasilitas pengobatan HIV/AIDS bisa dilakukan di puskesmas, RSUD, dan RS Sentra Medika,” tuturnya.

Dia menjelaskan, biaya pengobatan penderita HIV/AIDS akan ditanggung sepenuhnya dari Pemerintah Kota Depok. Asalkan penderita mau mengaku dan mendaftarkan diri. Selain pengobatan, juga akan disediakan pendampingan dari kader KPA di wilayah seperti Warga Peduli Aids (WPA) yang tersedia di setiap kecamatan dan kelurahan.

“Dari pemerintah juga ada  pelatihan dan konseling bagi penderita HIV/AIDS, agar tetap bisa produktif di tengah penyakit mereka,” bebernya.

Dia menerangkan, di 2018-2019 penderita HIV/AIDS didominasi oleh kalangan pengguna narkoba jenis jarum suntik. Sementara di tahun 2019-2020, penderitanya didominasi kalangan homo seksual, atau laki–laki suka laki–laki. “Usia penderita rata–rata dari 19 sampai 40 tahun,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, Novirita mengatakan,  terus menyuplai kebutuhan obat ARV bagi penderita HIV/AIDS di Depok.