rapat pleno pilkada depok
RAPAT PLENO: Pelaksanaan pembukaan Rapat Pleno Terbuka, Rekapitulasi Hasil Perhitungan Suara Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Depok Tahun 2020 Tingkat Kecamatan Tapos, di aula Kantor Kecamatan Tapos, Kamis (10/12). FOTO : LUTVIATUL FAUZIAH/RADAR DEPOK
rapat pleno pilkada depok
RAPAT PLENO: Pelaksanaan pembukaan Rapat Pleno Terbuka, Rekapitulasi Hasil Perhitungan Suara Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Depok Tahun 2020 Tingkat Kecamatan Tapos, di aula Kantor Kecamatan Tapos, Kamis (10/12). FOTO : LUTVIATUL FAUZIAH/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) yang digunakan dalam pleno terbuka, rekapitulasi hasil perhitungan suara pemilihan walikota dan wakil walikota Depok tahun 2020 mengalami gangguan (down) di sejumlah kecamatan, pada Kamis (10/12).

Hal tersebut membuat pleno di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) terhambat, bahkan ada beberapa yang menunda hingga besok.

Terkait hal itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok, Nana Shobarna menyatakan, rapat pleno di tingkat PPK hingga Kamis (10/12) malam masih tetap berlanjut, dan tidak ada kendala.

“Bahkan malam ini pun, masih ada yang menggelar pleno dan berjalan lancar,” ucap Nana kepada Radar Depok.

Terkait angka golongan putih (golput) yang dinilai tinggi, Nana menyebutkan belum bisa membenarkan hal tersebut. Dikarenakan, perhitungan belum selesai semua.

“Kalau ini saja baru mulai perhitungan di tingkat kecamatan, maka saya meragukan tingginya angka golput yang disebutkan,” tuturnya.

Meski begitu, Nana berharap, semua pihak dapat menantikan hasil resmi yang akan dirilis oleh KPU. Baik hasil kemenangan, maupun jumlah golput yang ada.

Sementara itu, Komisioner Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Kota Depok, Jayadin membenarkan bahwa server Sirekap sempat mengalami down.

“Karena kan, seluruhnya mengakses server Sirekap, sehingga menjadi terkendala,” ucap Jayadin kepada Radar Depok, Kamis (10/12).

Jayadin menyebutkan, saat ini beberapa wilayah sudah bisa mengakses Sirekap dan tengah menjalankan pleno di tingkat kecamatan.

“Tetapi memang, ada juga beberapa kecamatan yang harus menunda Pleno hingga esok hari,” tandasnya.