Beranda Metropolis Pjs Walikota Depok Jawab PJJ Saat Covid-19

Pjs Walikota Depok Jawab PJJ Saat Covid-19

0
Pjs Walikota Depok Jawab PJJ Saat Covid-19
JELASKAN: Pjs Walikota Depok, Dedi Supandi bahas dinamika PJJ di masa Pandemi Covid-19 saat acara  FGD, yang diadakan salah satu asosiasi profesi wartawan di Kota Depok. FOTO : ISTIMEWA

pokja wartawan depok dengan Pjs
JELASKAN : Pjs Walikota Depok, Dedi Supandi bahas dinamika PJJ di masa Pandemi Covid-19 saat acara  FGD, yang diadakan salah satu asosiasi profesi wartawan di Kota Depok. FOTO : ISTIMEWA

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Ada lima tahap pembukaan kegiatan di masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Yaitu keagamaan, ekonomi, industri, pariwisata, kemudian pendidikan. Begitulah penjabaran Penjabat Sementara (Pjs) Walikota Depok, Dedi Supandi saat menjawab dalam Forum Group Discussion (FGD), yang diadakan asosiasi profesi wartawan di Kota Depok.

Pertemuan bertajuk Dinamika Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di masa pandemi Covid-19 ini. Dedi menyebut, pembukaan kegiatan dalam konteks pendidikan berada di tahap terakhir. Karena anak memiliki tiga hak yang dilindungi perundang-undangan. Yaitu hak hidup, sehat, dan sekolah.

Dia menuturkan, di tengah pandemi Covid-19, hak hidup menjadi prioritas bagi anak-anak. Dalam konteks pembelajaran tatap muka, mengutamakan keselamatan dan kesehatan peserta didik. “Apalagi Kota Depok ini tidak terjadi zona blank spot, konsep PJJ masih bagus diterapkan,” katanya, Senin (30/11).

Lebih lanjut, Dedi juga membahas tentang penyederhanaan kurikulum dalam pembelajaran di masa pandemi. Berupa pembentukan kurikulum darurat dan muatan lokal. Yaitu penggabungan mata pelajaran, sehingga menjadi pelajaran bersifat tematik untuk pembangunan karakter.

“Dengan demikian, matpel yang disusun dalam konsep kegiatan yang lebih sederhana, karena pendidikan karakter berbasis keterampilan dan pengetahuan,” tutupnya. (rd/hmi)

 

Jurnalis : Fahmi Akbar

Editor : Pebri Mulya