Pln
PANTAU : Petugas tengah bersiaga memperkuat pasokan listrik, pada malam tahun baru. FOTO : ISTIMEWA
Pln
PANTAU : Petugas tengah bersiaga memperkuat pasokan listrik, pada malam tahun baru. FOTO : ISTIMEWA

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK РSebagai bentuk upaya menyambut Tahun Baru 2021, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat UP3 Depok, memperkuat keandalan pasokan listrik dan meningkatkan kesiapan dengan melakukan sejumlah persiapan untuk meminimalisir adanya gangguan. 

PLN UID Jawa Barat, membuat 72 Posko Siaga yang tersebar di wilayah Jawa Barat dan sebanyak  3.799 personil, yang disiagakan lengkap dengan sarana penunjang bersiaga untuk melakukan pemantauan.

“Khususnya Rumah Sakit maupun pusat-pusat pelayanan kesehatan, selama 24 jam penuh untuk menjaga jaringan listrik tetap andal dan nyaman bagi para pelanggan. Tak lupa, kami juga tetap melakukan siaga rawan bencana,” ucap, Manager PLN UP3 Depok, Putu Eka Astawa kepada Radar Depok, Kamis (31/12).

Di 17 Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3), PLN UID Jawa Barat juga telah dilaksanakan Video Conference Siaga dan gelar pasukan di masing-masing wilayah untuk mengecek kesiapan petugas dan peralatan dalam rangka menyambut momen penting di penghujung tahun 2020.

“Beberapa upaya yang juga dilakukan di dalam periode siaga tersebut, antara lain PLN menyiapkan 103 Genset, 20 UPS, 99 Unit Gardu Bergerak, 12 Unit Kendaraan Deteksi dan 700 Unit Kendaraan Operasional serta tidak melakukan pekerjaan atau pemeliharaan yang dapat mengganggu pasokan listrik.

“Kecuali, pekerjaan perbaikan yang disebabkan gangguan dan kondisi emergency, yakni keadaan yang apabila tidak dilakukan perbaikan akan berdampak padam meluas dan membahayakan keselamatan pelanggan,” terangnya.

Beban puncak siang hari Natal tahun 2020, diperkirakan sekitar 4.989 MW turun 5.4% dari beban puncak Natal pada siang hari di tahun 2019 sebesar 5.278 MW.

“Sedangkan, pada malam hari beban puncak Natal 2020 diprediksi mencapai¬† 5.724 MW, turun 6.2% dari realisasi beban puncak Natal pada malam hari di tahun 2019 yaitu 6.108 MW,” ujarnya.

Untuk perayaan Malam Tahun Baru 2021, PLN memperkirakan beban puncak diprediksi mencapai 6.443 MW, lebih rendah dibandingkan dengan realisasi Beban Puncak pada malam tahun baru 2019 sebesar 6.875 MW. Daya mampu pasok PLN Distribusi Jawa Barat 12.083 MW.

“Total Penjualan Energi Listrik, sampai November 2020 sebesar 45,6 TWh atau mengalami Penurunan sebesar 2,01 persen, dibandingkan dengan November 2019, yaitu sebesar 0,93 TWh. Jumlah Pelanggan PLN Distribusi Jawa Barat sendiri, hingga November 2020 tercatat 15,104 juta pelanggan, naik 3,25% dari jumlah pelanggan pada bulan November 2019 yang tercatat 14,629 juta pelanggan,” tuturnya.

Sebelum perayaan Tahun Baru 2021, tahun ini yang sebaiknya dilaksanakan di Rumah saja. PLN menghimbau kepada masyarakat untuk, menjauhkan alat elektronik dan instalasi listrik dari potensi terkena air yang mengakibatkan tersetrum, di karenakan saat ini memasuki musim penghujan.

“Selanjutnya, tidak bermain-main dengan kembang api di sekitar tiang, kabel maupun jaringan listrik karena berpotensi mengakibatkan kebakaran, dan membeli token listrik cadangan agar persedian listrik cukup serta tak lupa menyelesaikan pembayaran rekening listrik bagi pelanggan pascabayar agar tidak terkena denda dan pemutusan sementara,” jelasnya.

Bilamana masyarakat menemukan ketidaknyamanan dalam pelayanan kelistrikan dalam momen Siaga and Tahun Baru ini dapat segera menghubungi Contact Center PLN 123 untuk mendapatkan penanganan petugas selama 24 jam. (rd/tul)

 

Jurnalis : Lutviatul Fauziah

Editor : Pebri Mulya