puskesmas tapos catat kasus
GIAT : UPTD Puskesmas Tapos, melakukan edukasi kepada masyarakat terkait 3M dan menghadapi Nataru, di RW 4 Kelurahan Tapos, Senin (28/12). FOTO : LULU/RADAR DEPOK
puskesmas tapos catat kasus
GIAT : UPTD Puskesmas Tapos, melakukan edukasi kepada masyarakat terkait 3M dan menghadapi Nataru, di RW 4 Kelurahan Tapos, Senin (28/12). FOTO : LULU/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, TAPOS – Meningkatnya penyebaran virus Covid-19 di wilayah kerja UPTD Puskesmas Tapos, membuat pihaknya rutin mengadakan berbagai edukasi kepada masyarakat.

Kepala UPTD Puskesmas Tapos, Trisna Setiawan menerangkan, data hingga Senin (28/12), tercatat ada 39 kasus positif Covid di wilayah Kelurahan Tapos dan Leuwinanggung.

“Dari 39 kasus tersebut, saat ini tengah menjalani isolasi, baik isolasi secara mandiri ataupun penanganan di rumah sakit,” jelasnya kepada Radar Depok, Senin (28/12).

Bahkan ada beberapa RW yang ditetapkan sebagai RW Pembatasan Sosial Kampung Siaga (PSKS).

“Hal tersebut dikarenakan jumlah kasus di beberapa RW lebih dari dua, sehingga ditetapkan sebagai RW PSKS,” terangnya.

Berbagai upaya pun dilakukan oleh pihak Puskesmas, agar dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah kerjanya.

“Kami tak bosan untuk melakukan sosialisasi 3M, menggiatkan Test, Tracing dan Treatment (3T), melakukan kegiatan swab kepada kontak erat dan suspek dari pasien positif,” tegasnya.

Selain itu treatment dengan melakukan pengobatan dan pemantauan bagi masyarakat yang bergejala ataupun tidak juga pihaknya lakukan dengan maksimal.

“Mengedukasi masyarakat dalam menghadapi Nataru ini agar tetap berada dirumah dan menghindari kerumunan. Serta mengimbau Kampung Siaga Covid untuk membantu memantau aktifitas warganya. Hari ini juga kami lakukan giat di RW 4 Kelurahan Tapos,” pungkasnya. (rd/tul)

 

Jurnalis : Lutviatul Fauziah

Editor : Pebri Mulya