Beranda Politika Relawan Prada Doakan Kemenangan Pradi-Afifah

Relawan Prada Doakan Kemenangan Pradi-Afifah

0
Relawan Prada Doakan Kemenangan Pradi-Afifah
DUKUNGAN : Relawan Prada usai agenda doa bersama di Perumahan Pesona Khayangan, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya. FOTO : ISTIMEWA
Dukungan pradi dan afifah
DUKUNGAN : Relawan Prada usai agenda doa bersama di Perumahan Pesona Khayangan, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya. FOTO : ISTIMEWA

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Relawan Prada gelar doa bersama, untuk kemenangan Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Nomor Urut 1, Pradi Supriatna-Afifah Alia dalam Pilkada Depok 9 Desember mendatang.

Dalam doa bersama diwakili tokoh agama dari Ustadz, Pendeta, dan Pandita. Hadir dalam doa bersama Anggota DPR RI dari PDI Perjuangan Rieke Dyah Pitaloka.

Ketua Relawan Prada Putut Yulianto mengatakan doa bersama ini sebagai bentuk dukungan untuk Paslon nomor urut 1 di Pilkada Depok. Menurutnya, sosok kedua calon sangat bisa diterima di Depok, dimana kota ini multikultur. Berbagai agama, suku, dan kebudayaan ada di Depok.

“Mereka (Pradi-Afifah) bisa menerima itu semua. Dan itu yang masyarakat Depok butuhkan, selain masalah pembangunan dan lainnya,” katanya, usai doa bersama di Perumahan Pesona Khayangan, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya.

Putut melanjutkan, Relawan Prada adalah warga Depok yang bekerja di Depok, meski tidak lahir di Depok.

“Kami memang tidak punya massa yang dimobilisir, dana juga tidak ada. Tapi kami punya cara untuk membantu kemenangan Pradi-Afifah,” tegasnya

Ia menguraikan, pertama membantu mendatangkan masyarakat untuk ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan pihaknya akan menyosialisasikan itu, dan untuk memilih Pradi-Afifah,” jelas Putut.

Putut mengatakan, pada Pilkada Depok sebelumnya tingkat partisipan belum banyak. Karena itu pihaknya akan gencar menyosialisasikan untuk datang ke TPS pada 9 Desember nanti.

Sementara itu, Tokoh Agama Hindu Pandita, Gede Widyana berharap untuk agama-agama di Depok untuk diperhatikan pemerintah.

“Jangan memandang minoritas, tapi bagaimana sumbangsihnya kepada negara. Walaupun kecil porsi makan kita sama,” kata Pak Gede sapaannya.

Dirinya juga menginginkan calon pemimpin di Kota Depok, lebih baik yang Nasionalis tanpa bergelar tokoh agama apapun.

“Saya memilih walikota lebih baik yang Nasionalis saja. Dan itu ada di Pradi-Afifah,” tandasnya. (rd/cky)

 

Jurnalis : Ricky Juliansya

Editor : Pebri Mulya