razia warnet satpol pp
PENERTIBAN: Satpol PP Kota Depok saat merazia para pelajar yang berada di warnet saat jam belajar. FOTO : ISTIMEWA
razia warnet satpol pp
PENERTIBAN : Satpol PP Kota Depok saat merazia para pelajar yang berada di warnet saat jam belajar. FOTO : ISTIMEWA

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sudah berlangsung sejak adanya pandemi Covid-19. Namun, keefektifan dalam PJJ masih belum bisa dibandingkan dengan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Untuk mengontrol para siswa yang mengikuti PJJ, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok beberapa kali menggelar razia atau penertiban di warung internet (Warnet).

Sekretaris Satpol PP Kota Depok, Fery Birowo mengatakan, pihaknya telah melakukan penertiban sejak awal diadakan PJJ di Kota Depok.

“Kami menggelar penertiban ini untuk mengontrol para siswa yang mengikuti PJJ,” tuturnya kepada Radar Depok, Senin (14/12).

Selain itu, guna mengantisipasi anak-anak untuk tetap berada di rumah. Apalagi di masa pandemi, yang jelas-jelas sistem pembelajarannya berbeda. “Jadi saya harap sih jangan sampai anak-anak memanfaatkan waktu tersebut untuk bermain game online,” jelasnya.

Berdasarkan data sampai Kamis 10 November ada 19 pelajar yang ditertibkan Satpol PP Kota Depok.

“Mayoritas pelajar yang ditertibkan itu siswa yang ada di sekitar rumahnya ada warnet,” sambung Fery.

Lanjutnya, Satpol PP Kota Depok juga meminta kerjasama dari pemilik warnet. Apabila ada anak sekolah atau pelajar yang datang selain untuk mengerjakan tugas, diharapkan para pemilik warnet menegur.

“Peran orangtua juga penting dalam mengawasi anak. Jadi, saya harap orangtua mampu mengontrol anak saat di rumah. Agar bisa mengikuti Pjj dengan baik dan maksimal,” tutupnya. (rd/dis)

 

Jurnalis : Putri Disa

Editor : Pebri Mulya