tiga hari APK di bredel
PENERTIBAN: Anggota Satpol PP Kota Depok saat melakukan penertiban APK beberapa waktu lalu. FOTO : ISTIMEWA
tiga hari APK di bredel
PENERTIBAN : Anggota Satpol PP Kota Depok saat melakukan penertiban APK beberapa waktu lalu. FOTO : ISTIMEWA

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Relawan, simpatisan dan Pasangan Calon (Paslon) di Pilkada Depok benar-benar buang duit saat pesta demokrasi. Faktanya, selama penertiban masa tenang tiga hari, Korps Penegak Perda bersama dengan Bawaslu berhasil mengamankan sedikitnya 6.740 Alat Peraga Kampanye (APK).

Sekretaris Satpol PP Kota Depok, Fery Birowo menjelaskan, berdasarkan data yang ada 6.740 APK telah diamankan. “Kami mulai melakukan penertiban sejak 6 Desember sampai 8 Desember 2020,” tuturnya kepada Radar Depok, Kamis (10/12).

Fery melanjutkan, tugas Satpol PP Kota Depok dalam hal ini hanyalah sebatas penertiban APK. Kemudian, untuk masalah akan dikemanakan APK tersebut, itu bukan tugas Satpol PP lagi.

“APK  yang sudah kami tertibkan langsung diserahkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawslu) Kota Depok,” tambahnya.

Sepengetahuannya, APK tersebut dari Bawaslu langsung dikumpulkan ke masing-masing kecamatan, tempat penertiban APK. Karena Bawaslu bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan (DLHK), jadi bisa saja sampah APK diserahkan kesana. Perlu diketahui, Satpol PP Kota Depok mengerahkan sekitar 60 personel untuk menertibkan APK.

“Kami mengerahkan personel dengan jumlah yang sama setiap harinya,” sambungya.

Fery mengucapkan terima kasih kepada para personel Satpol PP yang telah bertugas selama tiga hari, untuk menciptakan jalannya Pilkada yang aman dan damai.

“Saya apresiasi kerja mereka yang telah bertugas dalam Pilkada 2020 ini,” tutupnya. (rd/dis)

 

Jurnalis : Putri Disa

Editor : Pebri Mulya